"Tentu memprihatinkan kalau ada dokter yang tidak berempati pada keadaan pasiennya, dan tidak 'einfuhlung' tentang apa yang dirasakan pasiennya," beber Aditama.
"Harus diingat pasien bukan hanya mengeluhkan keadaan sakitnya tetapi juga berbagai keadaan yang terkait dengan keadaan sakitnya, dan ini harus dipahami dan diberi empati memadai," tandasnya.