peristiwa

Usulan Gubernur DKI Jakarta ada Unsur Betawi Bikin Meradang Sejumlah Pihak, Bandingkan Ali Sadikin

Rabu, 20 Maret 2024 | 07:58 WIB
Usulan Gubernur DKI Jakarta ada Unsur Betawi (Sumber foto: Creativaimages)
 
REKOMKITA- Usulan Gubernur DKI Jakarta ada unsur Betawi menjadi semacam isu bias di tengah masyarakat.
 
Awalnya, isu Gubernur DKI Jakarta ada unsur Betawi dilontarkan oleh legislator Sylviana Murni rapat Panitia Kerja (Panja) Badan Legislasi (Baleg) DPR membahas Rancangan Undang-undang DKJ, Jumat (15/3/2024).
 
Sylviana Murni berargumen, adanya ketentuan yang mengatur kalau parpol akan mencalonkan dalam pilkada Gubernur DKI Jakarta wajib salah satunya harus ada orang Betawi.
 
 
Sylviana Murni mengusulkan perihal Gubernur DKI Jakarta ada unsur orang Betawi berkaca dari wilayah Papua yang mengakomodir orang asli Papua (OAP) untuk menduduki jabatan politik seperti kepala daerah.
 
"Nah kalau misalnya memang ditunjuk tapi semua partai yang menunjuk pasangan untuk berjuang ke Pilkada ini ada kewajiban kuota perempuan 20 persen. Tapi ini wajib wagubnya kah, gubernurnya kah, itu harus dari unsur Betawi," ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.
 
Usulan Gubernur DKI Jakarta ada unsur Betawi tersebut nampaknya membuat sejumlah pihak bereaksi, salah satunya datang dari eks Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil. 
 
Melalui lama instagram pribadinya, Kang Emil (sapaan akrabnya_red) menganggap Putera daerah menjadi kepala daerah, itu adalah preferensi dan keafdolan.
 
"Tetapi bukan kewajiban dan dijadikan persyaratan seperti usulan Ibu Sylviana. Karena hemat saya negeri kita adalah NKRI dengan semangat Bhineka Tunggal Ika," tulis Ridwan Kamil.
 
Ridwan Kamil bahkan memberi contoh mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yang aslinya berasal dari Sumedang, Jawa Barat. 
 
"Gub Jakarta terbaik versi banyak ahli sejarah adalah Ali Sadikin, asli Sumedang, Jabar. Gub Jabar pertama adalah Soetardjo KartoHadikusumo dari etnis Jawa. 
 
"Gub Jabar kedua adalah Datuk Jamin, dari etnis Minang".
 
Untuk itulah Ridwan Kamil menyarankan untuk menyerahkan kepada rakyat dalam menentukan siapa yang terbaik untuk wilayah dan negerinya.
 
"Biarlah rakyat memilih sendiri mana yang terbaik untuk wilayah dan negerinya. Hatur Nuhun," akhir Kang Emil
 
Sumber: Kompas.com dan Instagram

Tags

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB