REKOMKITA - Perdebatan mengenai mana yang lebih dulu antara ayam atau telur, seperti tak berujung. Kedua argumen memiliki alasan yang sama kuat baik yang menjawab ayam atau telur. Tapi bagaimanakah yang sebenarnya.?
Untuk menjawab hal ini, para ahli tentu tidak mendasarkan kebenaran yang absolut. Para ahli menjawab secara ilmiah berdasarkan asal usul temuan pertama ayam dan terbentuknya cangkang telur.
Sejauh ini, ada penelitian yang mengklaim bahwa ayam yang terlebih dulu ada daripada telur. Alasannya, karena cangkang telur terbuat dari zat-zat yang diproduksi oleh ayam.
Baca Juga: Warga Pancurbatu Deli Serdang Tewas Tersambar Petir Akibat Main Hp Sambil Dicas
cangkang telur ayam sebagian besar terbuat dari kalsium karbonat. Ayam mendapatkan pasokan kalsium untuk produksi kulit telur itu dari sumber makanan seperti cangkang tiram atau udang.
Untuk membentuk cangkang, kalsium perlu disimpan dalam bentuk kristal dan ayam bergantung pada protein dalam proses ini.
Yang benar adalah ayam duluan. Pada musim panas di tahun 2010, para peneliti dari Inggris meretakkan telur ayam sampai akhirnya mereka menemukan bahwa protein yang dibutuhkan untuk membentuk cangkang telur itu secara eksklusif HANYA ditemukan di ovarium dari ayam.
Ayam adalah salah satu contoh hewan ovipar yang memproduksi telur sebagai bagian dari siklus reproduksi atau perkembangbiakannya. Frekuensi bertelur pada ayam dapat bervariasi tergantung pada musim dan usia ayam tersebut. Apakah telur tersebut akan menjadi anak ayam atau tidak, ditentukan oleh proses pembuahan.
Namun jawaban yang benar adalah sesuai aqidah Islam bahwa ayam lebih dulu ada sebelum telur. Karena Allah telah berfirman bahwa telah diciptakan makhluk hidup termasuk hewan, dengan berpasang-pasangan. Jadi yang diciptakan adalah ayam baru kemudian ada telur.