Istri Tinus Minta Dijemput
Dalam perjalanan pulang ke pastoran termasuk Itin yang adalah keponakan Tinus alis Bapa Sindi, pastor Agustinus menerima telepon dari Hermin atau Mama Sindi yang berbicara sambil menangis meminta untuk dijemput karena merasa ketakutan.
"Atas permintaan Mama Sindi dan demi keselamatannya, saya bersama anggota pastoran, kami kembali menjemput dia di pertengahan jalan agak jauh dari rumahnya. Lalu kami bersama-sama dalam satu mobil menuju pastoran," tulis dia.
Karena keselamatannya terancam, maka pada Rabu pagi 24 April 2024, pastor berusia 45 tahun itu memilih keluar dari pastoran dan menjauh dari Borong ibu kota Kabupaten Manggarai Timur.
"Demi keselamatan diri saya dengan karyawan pada Rabu, 24 April 2024. Saya, adik Kristo dan Safe meninggalkan pastoran dan keluar dari kota Borong. Sedangkan Mama Sindi (Hermin) masih di seputaran kota Borong," demikian klarifikasi pastor Agustinus.