Viral di media sosial, seorang perempuan dikeroyok oleh emak-emak di Tanjung Priok. Perempuan tersebut dikeroyok lantaran dicurigai sebagai pelaku penculikan anak. Petugas TNI yang melintas di lokasi kejadian langsung berusaha melerai pengeroyokan ini.
Diketahui perempuan berinisial N diduga mengalami depresi mendatangi TK di kawasan Jalan Gadang serta meminta izin menemui anak yang dicarinya. Namun, saat ditemui bukan anak yang dicarinya meski namanya sama.
Lalu perempuan berinisial N ini meninggalkan sekolah tanpa membawa anak itu. Disaat itulah terjadi kesalahpahaman, ART yang menjemput anak menuduh perempuan itu akan menculik anak majikannya.
Seorang wanita yang diduga hendak menculik anak di TK Hang Tuah Tanjung, Priok, Jakarta Utara dikeroyok emak-emak.
Baca Juga: Rombongan Ibu-Ibu Naik Pikap Pakai Helm demi Keselamatan Viral di Media Sosial
Aksimain hakim sendiri yang dilakukan sejumlah emak-emak tersebut pun viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @jakut_update, terlihat sejumlah emak-emak memukuli seorang wanita berambut pirang yang diduga mencoba menculik anak di TK Hang Tuah Tanjung Priok.
Meski sudah dilerai oleh warga sekitar, tampak emak-emak yang tersulut emosi terus menghakimi wanita tersebut.
Peristiwa itu disebutkan terjadi pada Kamis, 16 Mei 2024, pagi. Kebetulan saat kejadian melintas truk yang mengangkut personel TNI. Wanitatersebut pun langsung diamankan oleh personel TNI kemudian diserahkan ke Polsek Tanjung Priok.
Baca Juga: Seorang Pemuda Sukabumi Bersihkan Masjid dengan Sukarela yang Viral Viral di Sosmed
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, Iptu Tomy Brian Hutomo mengatakan, perempuan yang diketahui berinisial N bukan pelaku penculikan.
Kata Tomy, N datang ke TK Hang Tuah hendak mencari anaknya yang sudah lama berpisah. Beruntung ada personel TNI yang melintas di lokasi sehingga N bisa diamankan dari amukan warga.
Dari hasil interogasi polisi, N mengalami trauma dipisahkan dari anaknya sehingga terus mencari keberadaan buah hatinya tersebut. Karena tidak ditemukan bukti terkait dugaan percobaan penculikan, N pun dilepaskan oleh polisi.