peristiwa

Bunker di Bawah Masjid Wanantara yang Berada di Citebon

Minggu, 9 Juni 2024 | 18:40 WIB
Goa di bawah Masjid Cirebon (Cirebonheritage)

REKOMKITA - Ini adalah bungker atau gua bawah tanah yang terletak di masjid Mbah Musa Maharesi Siddiq di Pesantren Wanantara, Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. 

Terowongan dan masjid ini dibangun oleh Mbah Abdul Jalil, generasi ke 4 di Wanantara, sekitar tahun 1800an di tepi sungai Cipager. Sedangkan pondasinya dibangun oleh ayahnya, Mbah Syafi'i. 

Terowongan ini memiliki nilai sejarah tinggi, karena dulunya digunakan untuk bertafakur atau menyepi saat beribadah. Selain itu, terowongan ini pernah digunakan oleh para kyai dan santri untuk bersembunyi, karena dikejar oleh tentara Belanda.

Karena pada saat itu, Belanda memburu orang-orang pintar atau pemuka agama, yang bisa meruntuhkan kedaulatannya di Indonesia.

Karena kurangnya perawatan, bangunan lama masjid ini dirobohkan, dan diganti dengan yang baru di sebelahnya (foto ke 3), dengan konsep yang sama, yakni terowongan yang terletak di bawah pengimaman (foto ke 4 dan 5).

Baca Juga: Kaisar Romawi Yaitu Nero Sebel Melihat Ibu Kotanya Banyak Gembel

Meskipun terlihat baru karena mengalami renovasi, namun masjid ini menjadi salah satu masjid tertua di Cirebon, karena berusia hampir 1 abad. 

Konon katanya, nama Wanantara sendiri berasal dari kata 'wana' yang berarti hutan, dan 'ketara' yang artinya terlihat. Jadi, Wanantara berarti hutan yang terlihat.

Nama tersebut diberikan oleh Pangeran Walangsungsang atau Mbah Kuwu Cirebon, saat bertemu dengan Mbah Musa Maharesi Siddiq, pendiri padepokan Wanantara, atau yang sekarang dikenal dengan nama pondok pesantren Wanantara, yang kini berada di bawah naungan Yayasan Maharesi Siddiq.

Tags

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB