Ormas Keagamaan di Indonesia Kabarnya Akan Mendapat Jatah Pengelolaan Bisnis

Photo Author
Sudirga Mandala, Rekomkita
- Sabtu, 8 Juni 2024 | 19:12 WIB
Ormas Keagamaan (Sejarah Umum)
Ormas Keagamaan (Sejarah Umum)

REKOMKITA - eredarr di pemberitaan bawa ormas-ormas Keagamaan, seperti Ormas Keislaman, Ormas Katolik, Kristen, Hindu dan Budha akan mendapatkan jatah pengelolaan bisnis tambang.

Bahwa mereka Ormas-Ormas Agama itu dahulu tokoh-tokohnya yang berjuang untuk kemerdekaan Negara kita ini, maka wajib sebetulnya bagi negara untuk mensejahterakan mereka. 

Teknik semacam itu, sebetulnya telah dilakukan Kerajaan Saudi sejak lama, Wahabi adalah paham Keagamaan Islam yang begitu dimanja dan dibikin kaya oleh negara melalui berbagai macam bantuan dan pemberian bisnis strategis. 

Kenapa Saudi begitu ? karena memang pendirian Negara Saudi itu didukung penuh oleh Wahabi. Karena Wahabi kaya mereka mampu berkembang pesat dengan cara membuat kampus-kampus Gratisan, dan yang lebih penting Wahabi adalah faham keagamaan yang salah satu misinya menjaga tegaknya Negara Saudi. 

Jika ormas Keagamaan Kita Kaya, maka Ormas-ormas Keagamaan serupa yang impor dan tentunya juga mengajarkan faham impor akan kalah dengan sendirinya oleh Ormas keagamaan lokal kita. 

Kamu tau gak? Bahwa orang-orang Islam yang benci pada Negara kita dan Pancasila itu biasanya mereka yang belajar dari gerakan Islam atau Ormas Islam Impor, apakah HTI, ISIS dan lain sebagainya yang duitnya banyak karena dipelihara Inggris.

Baca Juga: Teuku Markam, Seorang Penyumbang Emas yang Berada Diatas Monas

Begitupun dengan orang-orang Kristen lokal kita, umumnya mereka yang bela mati-matian Israel dan Penjajah Barat ternyata latar belakang pendidikan agama Kristen Nya diperoleh dari Greja asing Amerika ataupun Eropa yang buka cabangnya di negara Kita. 

Begitupun dengan Hindu dan Budha. Ada perbedaan watak orang Hindu dan Budha yang belajar dari ormas yang lahir di Indonesia dengan yang belajar dari Ormas yang lahir di India atau Asing lainnya.

Ini soal masa depan bung, sebab menjaga negara itu perlu kerjasama dengan Tokoh-Tokoh Keagamaan, dan agar mereka kerjanya baik tentu negara harus membuat mereka sejahtera.

Editor: Sudirga Mandala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB

Terpopuler

X