REKOMKITA- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus mengalami kemajuan di berbagai sendi bidang kehidupan.
Kabupaten PALI yang baru bronjol dari Kabupaten Muara Enim 2013 yang lalu telah sejajar dengan kabupaten/kota lainnya di Sumatera Selatan.
Kabupaten PALI saat ini dipimpin oleh Dr Ir H Heri Amalindo MM., bersama Wabup Drs H Soemarjono. Sejak memimpin PALI secara defenitif pada 2016 yang lalu, H Heri Amalindo telah berhasil meletakkan pondasi-pondasi untuk eksistensi dari sebuah kabupaten.
Keberhasilan tersebut bisa dilihat dari akses infrastruktur jalan yang telah terhubung baik antar desa, kecamatan bahkan antar kabupaten/kota tetangga. Begitu juga soal fasilitas pendidikan dan kesehatan yang saat ini sangat mudah bagi masyarakat PALI untuk mengaksesnya.
Buah hasil dari kerja keras Bupati PALI, H Heri Amalindo juga terlihat dari trend APBD Kabupaten PALI yang setiap tahun mengalami kenaikan. Dimana, sejak awal berdiri Kabupaten PALI hanya memiliki APBD 400-700 Miliar. Dan pada saat ini telah menyentuh di angka Rp1,5 Triliun.
Kini, Bakal Calon (Balon) Bupati PALI, H Asri Ag., bertekad akan melanjutkan pembangunan Kabupaten PALI untuk 5 tahun kedepan.
Di berbagai kesempatan, kader PDIP itu menegaskan, tak akan menjual daerah yang ia cintai ini. H Asri tak ingin kedepan tanah kelahirannya (PALI_red) akan bernasib sama dengan daerah tetangga.
Dia berjanji, andai kelak ditakdirkan memegang amanah estafet kepemimpinan PALI 2024-2029, akan merealisasikan program-program yang pro rakyat.
"Saya ingin membangun Kabupaten PALI ini lebih maju lagi. Saat ini kita sudah menikmati buah hasil dari terbentuknya Kabupaten PALI. Misalnya soal fasilitas kesehatan, bahkan ada 1 kecamatan dua Puskesmas. Begitu soal infrastruktur jalan lainnya," ujar H Asri Ag., saat melakukan silaturahmi dengan para warga di Desa Betung Abab, Jumat, 26 April 2024.
APBD Kabupaten PALI sangatlah besar yang mencapai Rp1,5 Trilliun jika dibandingkan dengan daerah lainnya seperti di beberapa kabupaten yang ada di Provinsi Lampung.
APBD yang besar itulah, nantinya akan dikelola dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Kabupaten PALI.
Adapun salah satu yang akan dibidik oleh H Asri Ag adalah perihal sentra perekonomian masyarakat. "Yang namanya sentra perekonomian rakyat itu beragam seperti salah satunya di bidang pertanian dan perkebunan. Bukan hanya soal sawit dan karet saja. Macam-macam. Baik bibit ikan, bibit sapi, bibit sawit, bibit karet, bibit pohon lainya. Ini akan kita lakukan," ujar H Asri AG.
H Asri Ag, menjelaskan, untuk membangun suatu sentra perekonomian masyarakat tidak cukup hanya waktu 1 tahun.
"Membangun sentra perekonomian masyarakat ini berhasilnya butuh waktu 3-4 tahun baru kelihatan hasilnya. Intinya insya Allah jika saya diamanahkan oleh rakyat untuk memimpin PALI, akan saya pergunakan APBD Kabupaten PALI untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten PALI," tekannya.
Tidak hanya fokus pada sentra perekonomian masyarakat, H Asri Ag., juga akan fokus pada peningkatan bidang-bidang lainya seperti Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pendidikan yang berkualitas.
"Hal ini juga nantinya akan kita godok, bagaimana pendidikan seperti di SMK maupun anak-anak kita yang lulus kuliah agar benar-benar mampu bersaing dan memiliki skill atau keterampilan. Tidak akan mungkin anak-anak kita kalo lulus semuanya akan bekerja di daerah kita. Itulah kita dorong skillnya. Sarananya kita bikin termasuk dukungan lainnya. Sehingga anak-anak kita benar-benar siap bersaing di dunia kerja. Jadi bukan sekedar kuantitas dari anak-anak kita yang lulus SMA/SMK maupun kuliah tapi kualitas juga akan kita dorong dan fasilitasi," jelasnya.