kuliner

7 Makanan Khas PALI yang Tak Asing Lagi di Telinga, Namun Banyak yang Tidak Tahu

Senin, 8 April 2024 | 11:24 WIB
makanan khas PALI

REKOMKITA - PALI memiliki berbagai jenis kudapan tradisional. Makanan khas Kabupaten PALI menyajikan cita rasa dan keunikan yang bervariasi. Beberapa makanan khas Kabupaten PALI seperti segarurung hingga dodol biji karet, memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah. Selain itu, ada juga makanan khas yang berasal dari pendatang Tionghoa.

Berikut ini makanan khas Kabupaten PALI

  1. Segarurung

ikan sagarurung (sudirga mandala)

Makanan khas Pali bernama segarurung ini berasal dari Desa Tanjung Kurung. Kemunculan makanan tersebut berkaitan dengan cerita nenek moyang.

Pada zaman dulu ditemukan banyak ikan jenis serandang atau kerandang di sungai Sabah, Desa Tanjung Kurung. Bukan hanya sungai, ikan tersebut banyak ditemukan di sawah, danau kecil hingga anak sungai. Dari situ, masyarakat memanfaatkannya menjadi ikan asap yang diawetkan.

Baca Juga: Salah Satu Anak Muda Desa Betung Abab yang Memiliki Segudang Prestasi Bikin Pembaca Tercengang !

Bentuk segarurung mirip seperti ikan salai namun kelezatannya berbeda karena dimarinasi dengan bawang merah dan putih, serta asam jawa. Cita rasa segarurung sedikit pedas karena ada tambahan cabe merah dalam bumbu marinasinya.

  1. Miso

moso (sudirga mandala)

Mendengar nama miso yang terlintas dalam pikiran adalah makanan mie yang berkuah kaldu. Tebakan tersebut hampir benar, namun ada sedikit perbedaan dari bumbu kuahnya.

Penyajian miso khas Kabupaten PALI terdiri dari mie kuning, mie bihun, irisan kol dengan tambahan suwiran ayam atau tetelan daging sapi. Tambahan tersebut bisa juga diganti dengan ceker ayam.

Kemudian dituangkan kuah khas yang terbuat dari bumbu rempah seperti pala, jahe, bawang merah dan putih, serta merica. Terakhir, tambahkan taburan bawang goreng dan daun sop.

Baca Juga: Asal Usul Terbentuknya Desa Tanjung Kurung Kecamatan Abab Kabupaten PALI

Hidangan ini ternyata sudah ada di daerah Pendopo, Kabupaten PALI pada tahun 1950an. Salah satu pedagang miso yang terkenal. Dia merupakan keturunan Tionghoa yang tinggal Kecamatan Talang Ubi.

Masyarakat yakin, miso yang lestari sampai sekarang dibawa oleh keturunan Tiongkok sebelum akhirnya menjadi makanan khas Kabupaten PALI.

Halaman:

Tags

Terkini