Di kolom komentar unggahan tersebut, sejumlah tenaga kesehatan dan warganet meminta agar penyebab kematian dokter Adrian diusut secara menyeluruh, termasuk menelusuri dugaan adanya praktik perundungan dalam lingkungan pendidikan kedokteran apabila memang ditemukan bukti.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kementerian Kesehatan, Universitas Sam Ratulangi, RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, maupun aparat berwenang belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab meninggalnya dokter Adrian maupun dugaan yang beredar di media sosial.