Di kolom komentar unggahan tersebut, sejumlah tenaga kesehatan dan warganet meminta agar penyebab kematian dokter Adrian diusut secara menyeluruh, termasuk menelusuri dugaan adanya praktik perundungan dalam lingkungan pendidikan kedokteran apabila memang ditemukan bukti.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kementerian Kesehatan, Universitas Sam Ratulangi, RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, maupun aparat berwenang belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab meninggalnya dokter Adrian maupun dugaan yang beredar di media sosial.
Artikel Terkait
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Toilet KA Sancaka, CCTV dan Saksi Jadi Fokus Penyelidikan
Kepala Bakom RI Paparkan Progres Kopdes Merah Putih, Soroti Tahapan hingga Potensi Hemat Rp33 Triliun
Tangis Ibu Korban Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi di Tegal Pecah, Ungkap Firasat Buruk Sejak Awal
Begal Sadis di Arcamanik Bandung, Anak Pengurus LBI Dirawat Intensif di RS Hasan Sadikin
KPK Temukan 55 Keping Platina dalam Mobil Bupati Langkat, Benarkah Bernilai Rp40 Miliar