Dunia Internasional Tak Berdaya? Badan PBB UNRWA Tak Luput dari Serangan Israel, 171 Orang Terbunuh

Photo Author
Budi Parabola, Rekomkita
- Senin, 1 April 2024 | 08:50 WIB
Israel serang badan PBB, UNRWA (Suarapalestina)
Israel serang badan PBB, UNRWA (Suarapalestina)
 
REKOMKITA- Serangan agresi Israel ke Palestina benar-benar di luar nalar dan logika. Israel tak memandang bulu apa yang menjadi target serangan.
 
Bahkan, Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) tak luput dari serangan Israel. Hingga kini, 17 karyawan UNRWA terbunuh oleh mortir Israel sejak tanggal 7 Oktober lalu dan masih berlangsung hingga saat ini. 
 
Israel secara sengaja menyerang banyak bangunan UNRWA di berbagai wilayah Jalur Gaza, termasuk sekolah dan tempat penampungan pengungsi. Beberapa waktu lalu, Israel menyerang pusat distribusi bantuan makanan UNRWA pada tanggal 14 Maret di kamp Nuseirat di Jalur Gaza Tengah, yang membunuh delapan orang.
 
Melansir suarapalestina, laporan yang dikeluarkan UNRWA, menyebutkan bahwa hingga tanggal 25 Maret kemarin, jumlah total karyawan UNRWA yang terbunuh sejak dimulainya agresi Israel di Jalur Gaza telah mencapai 171 rekan.
 
Dana Kependudukan PBB (UNFPA) pada hari Kamis mengumumkan, bahwa Israel mencegah UNRWA memberikan bantuan kepada penduduk Palestina yang mengalami kelaparan parah. UNFPA mengatakan dalam sebuah posting di platform X, bahwa pemerintah Israel mencegah UNRWA, yang penyalur bantuan bagi ratusan ribu pengungsi Palestina, untuk memberikan bantuan penting ke Gaza Utara dengan menolak menyetujui konvoi penyaluran pangan. 
 
Israel secara terang-terangan melanggar hukum internasional, dengan membatasi akses kemanusiaan ke Jalur Gaza, terutama melalui jalur darat.  Hal ini menyebabkan kelangkaan pasokan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar serta kelaparan yang merenggut nyawa anak-anak dan orang tua di Jalur Gaza. 
 
Sumber: Suarapalestina

Editor: Budi Parabola

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X