REKOMKITA-Loyo (21) seorang tukang ojek online yang ada di kota palembang menceritakan kisah suka dukanya selama menjalani profesi ojol.
Bagi loyo yang merupakan tukang ojek online di kota palembang, profesi yang ia jalani banyak memberikan kisah suka maupun duka.
Loyo sendiri telah menekuni profesi ojek online di Kota palembang sudah 1 tahun lebih sebagai ojek online. Dan rasa suka saat menjadi ojol tentu saat orderan datang begitu banyak. Bentuk orderan itu bisa berupa apa saja. Mulai dari orderan makanan, pesanan antar dan jemput barang, atau orderan mengantar penumpang. Bahkan, rasa gembira makin bertambah saat sedang banjir pesanan ternyata masih mendapat tambahan tip dari penumpang.
Rasa suka lain adalah saat saya jadi ojol dapat menambah pengetahuan tentang wilayah. Atau bisa dikatakan jadi hafal jalan. Malah terkadang saya mendapat info arah jalan dari customer.
Baca Juga: Apa Manfaat Kulit Manggis Bagi Kesehatan ?
Nah, baru sekelumit rasa gembira yang saya alami. Lalu apa saja dukanya?
Salah satu rasa duka yang pernah saya alami adalah soal titik penjemputan penumpang. Titik ini seringkali tidak sesuai dengan lokasi yang dibagikan customer. Dan parahnya, customer terlalu percaya dengan titik lokasi dari ponsel.
Pernah pada suatu hari saya mendapat pesanan jemput-antar seorang customer. Yang bersangkutan memberi titik lokasi pada gerbang depan perumahan. Tak ada penjelasan nomor rumah atau tanda lain yang mudah dijumpai.
Saya cari keliling perumahan, satupun tidak melihat orang yg sedang menunggu didepan rumah, saya berinisiatif untuk telpon customer akan tetapi tidak diangkat. ternyata customer malah ketiduran. Tak hanya itu, ia pun lupa memberi keterangan pada titik jemputan.
Baca Juga: Debut yang Sempurna Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
Selain pengalaman saya di atas, masih terdapat pengalaman unik saat menjadi ojol. Beberapa kali saya mendapat pesanan jemput-antar barang. Barang yang saya antar beragam. Mulai dari barang yang wajar seperti buku, tas, atau alat tulis lainnya hingga barang yang lucu seperti topi sekolah, make up, hingga tugas kuliah.
Demikian keluh kesah pekerjaan ojol yang pernah saya alami. Maka, secapek-capeknya bekerja meski banyak suka duka, masih lebih capek lagi tidak punya pekerjaan.
Artikel Terkait
Kabar Gembira, PT Jasa Raharja Buka Lowongan Kerja Bagi Fresh Graduate Tahun 2024
Dua Jembatan Penghubung Wilayah Sumsel dan Lampung Direncanakan akan Dibangun, Berikut Titik Lokasinya!
Menelisik Penyebab Dualisme Kepengurusan di Tubuh KNPI Kabupaten Muara Enim yang Buat Bingung
Musim Ngetam atau Musim Panen Padi di Betung Sedang Marak
Peluang Terbuka Lebar, Berikut Skema Timnas Indonesia Agar Bisa Tampil di Piala Dunia 2026
Honorer di Kabupaten PALI Berakhir Desember 2024, BKPSDM PALI Jelaskan Skema Perekrutan ASN
Sejarah Pertama Kalinya dalam 10 Tahun dan di Usia 40 Tahun Han Song-i Menjadi Saksi Hidup Sejarah V-League
18 Desa di Kecamatan Rantau Bayur Lumpuh Akibat Banjir, SKK Migas - KKKS Sele Raya Belida Salurkan Bantuan, Berikut Rinciannya!
SMA AMANIYAH BETUNG Adalah Sekolah Pertama yang ada di Abab yang Banyak Tidak Diketahui Masyarakat Abab
Apapun Jabatan Anda, Catat Pentingnya Melakukan Interaksi Sosial di Tengah Simpul-Simpul Masyarakat