Malutshi ditembak beberapa kali lagi, dengan peluru kedua menembus kaki kanannya.
Berdarah karena luka-lukanya, Malutshi pingsan dan masyarakat menelepon layanan darurat.
Dia dibawa ke rumah sakit tetapi dipulangkan pada hari yang sama tanpa persetujuan medis, kata Khalil.
Meski senjatanya hilang, namun pecahan peluru kaliber 3 mm bersarang di pantat kanan korban.
Dan sisa-sisa tiga peluru yang ditembakkan ditemukan dari trotoar di tempat kejadian, kata pengadilan.
Artikel Terkait
Amerika Serikat Menuduh Rusia Menggunakan Senjata Kimia Dalam Perang Ukraina
Uji Coba Terbesar di Dunia Mengenai Apakah Jamur Ajaib Dapat Mengobati Depresi Diluncurkan di Rumah Sakit London
Silaturahmi Balon Bupati PALI, H Asri Ag dengan Pengusaha Sukses Asal Betung Abab Disambut Baik oleh Tokoh Masyarakat
Indonesia Gagal Kalahkan Irak, Begini Kata Erick Thohir
Dianggap Banyak yang Salah Sasaran, KIPK Disorot Warganet
Petugas Polisi Menangkap Pengunjuk Rasa yang Memblokir Jalan Bus Bibby Stockholm dan Menyerang Petugas di Gerbong Peckham
The Repair Shop Jay Blades Ditikam Sampai Mati Oleh Tetangga Wembley
Aksi Penyelamatan Nathan Tjoe-A-On di Laga Timnas Indonesia U-23 vs Irak U-23 Banjir Pujian dari Netizen Indonesia
Terungkap Sudah Motip Pelaku Pembunuh Mayat Wanita dalam Koper: Ogah Nikahi Sekaligus Ekonomi
Shin Tae-yong Pelatih Timnas Indonesia U-23 Akui Kalah dari Irak U-23 di Pertandingan Perebutan Posisi Ketiga