REKOMKITA- Amerika Serikat di bawa Pemerintahan Joe Biden, pada Selasa (14/05/2024), telah memberi tahu Kongres bahwa mereka merencanakan transfer senjata senilai 1 miliar dolar ke Israel.
Rencana Amerika Serikat itu adalah pengiriman senjata pertama yang diumumkan oleh Washington sejak sebelumnya menyatakan akan menghentikan pengiriman senjata ke Israel karena kekhawatiran terhadap rencana invasi di kota Rafah, kota paling selatan Jalur Gaza.
Amerika Serikat berencana, paket senjata tersebut mencakup amunisi tank senilai 700 juta dolar, kendaraan taktis senilai 500 juta dolar, dan mortir senilai 60 juta dolar. Jadwal pengiriman senjata ini belum jelas akan dikirim.
Transfer senjata senilai 1 Miliar dolar oleh Amerika Serikat itu, muncul ketika anggota parlemen dari Partai Republik pada minggu ini berencana untuk mengajukan rancangan undang-undang yang mengamanatkan “pengiriman segera” senjata ofensif ke Israel.
Pihak Gedung Putih mengatakan akan memveto RUU tersebut, yang kecil kemungkinannya untuk disahkan di Senat yang dikuasai Partai Demokrat.
Namun, Partai Demokrat sendiri terpecah mengenai masalah ini. Pada bulan Maret, Kongres meloloskan paket bantuan luar negeri senilai 95 miliar dolar yang mencakup bantuan militer ke Israel, Ukraina, dan Taiwan.
Sumber: SuaraPalestina
Baca Juga: Lebih dari 14 Warga Palestina Tewas Ketika Kekerasan Berkobar di Kamp Nur Shams Tepi Barat
Artikel Terkait
Israel Kesal 4 Negara Eropa Berupaya Akui Negara Palestina
Masjid Banyak Rusak Diserang Israel, Potret Warga Palestina Shalat Idul Fitri di Tengah Guyuran Hujan
Warga Palestina di Gaza Kagum Terhadap Serangan Iran ke Israel
Negara Amerika Serikat Melarang PBB Mengakui Negara Palestina Melalui Keanggotaannya
Lebih dari 14 Warga Palestina Tewas Ketika Kekerasan Berkobar di Kamp Nur Shams Tepi Barat
Puluhan Warga Palestina di Jalur Gaza Tewas akibat Pengeboman di Kota Rafah
10 Ribu Jenazah Penduduk Palestina di Jalur Gaza Masih di Bawah Reruntuhan
Israel Membunuh Warga Palestina dengan Darah Dingin di Tepi Barat yang Diduduki