mancanegara

Khamenei Pemimpin Perang Iran Berpidato Saat Idul Fitri, "Mengecam Israel dan Barat karena Perang Gaza yang Berdarah"

Rabu, 10 April 2024 | 17:45 WIB
Pemimpin tertinggi Iran Khamenei diapit oleh pejabat tinggi pemerintah dan militer saat ia memimpin salat Idul Fitri di Teheran (Sumber : Al Jazeera)

REKOMKITA - Pemimpin tertinggi Iran mengecam Israel dan Barat atas “kejahatan” di Gaza selama Ramadhan dalam pidato Idul Fitri yang juga menjanjikan pembalasan atas serangan terhadap konsulat Iran di Suriah.

“Ketika mereka menyerang konsulat kami, seolah-olah mereka telah menyerang tanah kami,” kata Ali Khamenei pemimpin perang  Iran dalam pidatonya pada hari Rabu di hadapan ribuan orang di Teheran, dan massa berulang kali meneriakkan dukungan.

“Rezim jahat telah melakukan kesalahan dalam masalah ini, dan mereka harus dihukum dan akan dihukum.” Ucap Khemenei

Menteri Luar Negeri Israel Katz menanggapi Khamenei dengan menulis di postingan di X dalam bahasa Ibrani “jika Iran menyerang dari wilayahnya sendiri, Israel akan membalas dan menyerang di Iran”.

Baca Juga: 62 Persen Rumah Penduduk di Jalur Gaza Hancur oleh Serangan Israel

Melansir media Al-Jazeera, Khamenei dan pemerintah lainnya telah berulang kali memperingatkan akan adanya pembalasan sejak serangan udara Israel pada 1 April di Damaskus, yang menewaskan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Suriah dan Lebanon.

Dia memperjelas bahwa serangan tersebut merupakan serangan Israel terhadap tanah Iran, dan tampaknya meningkatkan kemungkinan tanggapan langsung , dibandingkan dengan “poros perlawanan” yang didukung Israel di seluruh wilayah.

Pemimpin tertinggi Iran Khamenei diapit oleh pejabat tinggi pemerintah dan militer saat ia memimpin salat Idul Fitri di Teheran.

Kelompok payung angkatan bersenjata Perlawanan Islam di Irak mengatakan pihaknya meluncurkan dua drone di kota pelabuhan Haifa pada Rabu dini hari.

Hizbullah di Lebanon telah saling baku tembak dengan harian militer Israel sejak dimulainya perang di Gaza, dan Houthi di Yaman terus melancarkan serangan di Laut Merah.

Baca Juga: Masjid Banyak Rusak Diserang Israel, Potret Warga Palestina Shalat Idul Fitri di Tengah Guyuran Hujan

Israel telah memperkuat pertahanannya ketika mereka mengantisipasi serangan Iran, memperkuat personel, pesawat terbang dan sistem pertahanan udaranya sambil mengevakuasi beberapa misi diplomatik di luar negeri.

Dalam pidatonya, pemimpin tertinggi Iran juga mengecam para pemimpin AS dan Inggris atas dukungan mereka yang terus-menerus terhadap perang, hingga teriakan “matilah Amerika” oleh massa.

“Pemerintah Barat, dalam kejadian tahun lalu, secara terbuka menunjukkan sifat jahat peradaban Barat kepada dunia,” kata Khamenei.

“Peristiwa berdarah di Gaza telah meninggalkan rasa pahit bagi umat Islam di seluruh dunia selama Ramadhan tahun ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa Israel telah menyerang perempuan, anak-anak dan orang tua sejak mereka gagal mengalahkan pejuang Palestina.

Halaman:

Tags

Terkini