mancanegara

Lebih dari 14 Warga Palestina Tewas Ketika Kekerasan Berkobar di Kamp Nur Shams Tepi Barat

Minggu, 21 April 2024 | 19:11 WIB
Seorang pria Palestina melewati puing-puing menyusul serangan Israel di kamp Nur Shams, di Tulkarem, di Tepi Barat yang diduduki Israel

REKOMKITA - Pasukan Israel membunuh 14 warga Palestina dalam penggerebekan di Tepi Barat yang diduduki pada hari Sabtu, sementara seorang sopir ambulans terbunuh ketika ia pergi untuk menjemput orang-orang yang terluka akibat serangan terpisah oleh pemukim Yahudi yang kejam, kata pihak berwenang Palestina.

Pasukan Israel memulai serangan panjang pada Jumat dini hari di daerah Nur Shams, dekat kota Tulkarem di Palestina dan masih saling baku tembak dengan pejuang bersenjata hingga Sabtu.

Kendaraan militer Israel berkumpul dan terdengar suara tembakan, sementara setidaknya tiga drone terlihat melayang di atas Nur Shams, kawasan yang menampung pengungsi dan keturunan mereka dari perang tahun 1948 yang menyertai berdirinya negara Israel.

Brigade Tulkarm, yang mengelompokkan pasukan dari berbagai faksi Palestina, mengatakan para pejuangnya terlibat baku tembak dengan pasukan Israel pada hari Sabtu.

Tepi Barat, kawasan berbentuk ginjal dengan panjang sekitar 100 km (60 mil) dan lebar 50 km yang telah menjadi jantung konflik Israel-Palestina sejak direbut oleh Israel dalam perang Timur Tengah tahun 1967.

Baca Juga: Negara Amerika Serikat Melarang PBB Mengakui Negara Palestina Melalui Keanggotaannya

Warga Palestina melihat kerusakan menyusul serangan Israel di kamp Nur Shams, di Tulkarm, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 21 April 2024 (Reuters)

Perang Gaza telah membayangi kekerasan yang terus berlanjut di wilayah tersebut, termasuk serangan rutin tentara terhadap kelompok militan, amukan pemukim Yahudi di desa-desa Palestina, dan serangan jalanan oleh warga Palestina terhadap warga Israel.

Ribuan warga Palestina telah ditangkap dan ratusan lainnya terbunuh dalam operasi rutin yang dilakukan oleh tentara dan polisi Israel sejak dimulainya perang Gaza. Sebagian besar warga Palestina adalah anggota kelompok bersenjata, namun juga ada yang melakukan pelemparan batu kepada pemuda dan warga sipil yang tidak terlibat.

Pada hari Sabtu, otoritas kesehatan Palestina mengatakan setidaknya 14 warga Palestina, dua di antaranya diidentifikasi oleh sumber dan pejabat Palestina sebagai pria bersenjata dan seorang anak laki-laki berusia 16 tahun, tewas dalam penggerebekan tersebut, salah satu jumlah korban terbesar di Tepi Barat pada tahun itu. bulan. Seorang pria lainnya terbunuh pada hari Jumat.

Militer Israel mengatakan sejumlah militan tewas atau ditangkap dalam serangan itu, dan setidaknya empat tentara terluka dalam baku tembak.

Dalam insiden terpisah, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan seorang sopir ambulans berusia 50 tahun tewas akibat tembakan Israel di dekat desa Al-Sawiya, selatan kota Nablus, saat ia sedang dalam perjalanan untuk mengangkut orang-orang yang terluka dalam serangan tersebut. menyerang desa.

Source : Reuters

Tags

Terkini