"Terus ngeremkan, nah rem, pas perseneling mau saya masukin itu, enggak bisa masuk, enggak tahunya angin benar-benar habis! " imbuhnya.
Sadira mulai kelabakan namun masih sempat berusaha mencari jalur alternatif, namun nihil.
"Setelah saat itulah saya kelabakan untuk penyelamat, jalur alternatif tidak ada, " katanya.
Melihat di sebelah kiri lebih banyak kendataan, Sadira memilih buang ke kanan .
"Akhirnya saya inisiatif lah bagaimana kalau diterusin otomatis banyak mobil yang habis, Akhirnya saya buanglah ke kanan! " tukasnya.
Tak dinyana keputusannya banting kanan tetap membuat bus nya terguling dan memakan korban jiwa. ***
Artikel Terkait
Kecelekaan Bus Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Depok Di Ciater, Bagaimana Kronologi dan Berapa Jumlah Korban?
'Gercep' Pemerintah Depok Kirim 32 Ambulans Jemput Korban Kecelakaan Bus Pelajar Linggga Kencana di Ciater Subang
Inilah Foto Para Pelajar SMK Lingga Kencana Depok Tepat di Depan Bus Sebelum Terguling dan Memakan Korban
Mengenai Kelayakan Bus yang Digunakan SMK Lingga Kencana, Inilah Jawaban Pihak Yayasan Kesejahteraan Sosial