‎"Kalian Tidak Sendirian Menghadapi Sunyi": Pelukan Kemanusiaan Ketua TIDAR Sulut untuk Keluarga Korban Tragedi Kotamobagu

Photo Author
Toar Kenward, Rekomkita
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:46 WIB
Ketua Tidar Sulut Standius Bara Prima saat berkunjung ke rumah keluarga korban drag race kotamobagu (Dok.istimewa)
Ketua Tidar Sulut Standius Bara Prima saat berkunjung ke rumah keluarga korban drag race kotamobagu (Dok.istimewa)

Baca Juga: Seskab Teddy Masuk TOP 3 Pejabat dengan Kinerja Terbaik dan Popularitas Tinggi Versi IPO

‎Sebuah santunan materi tentu tak akan pernah bisa mengembalikan mereka yang telah berpulang. Namun, kehadiran fisik di tengah ruang tamu yang mendadak sunyi itu membawa satu pesan kuat yang tak terucap: Duka kalian dilihat, kehilangan kalian dirasakan, dan kalian tidak dilupakan.

‎Lima hari mungkin waktu yang cukup bagi dunia luar untuk beranjak pergi, tetapi bagi keluarga korban, ini barulah hari-hari pertama dari perjalanan panjang belajar mengikhlaskan.

‎Ketika debu di lintasan balap telah lama turun dan riuh penonton telah lama usai, yang tersisa hanyalah keluarga yang harus kembali merajut hidup di tengah ketiadaan orang-orang tercinta.

Baca Juga: Satu Nakhoda Kapal Disanksi, Buntut Viralnya Rombongan Jessica Mila Liburan ke Pulau Padar saat Pelayaran Ditutup

Dan di tengah kesunyian rumah yang kini terasa asing itu, sebuah ketukan pintu dan bahu untuk bersandar menjadi pelukan paling berarti bagi mereka yang tengah membalut luka.

Halaman:

Editor: Toar Kenward

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X