REKOMKITA- Konflik Harimau dengan manusia lagi-lagi kembali terjadi. Kali ini menimpa Kadi (50) warga Pekon Tuguratu, Kecamatan Suoh, Lampung Barat.
Kadi nyaris jadi bulan-bulanan Harimau. Dia nyaris diterkam Harimau Sumatera saat hendak pergi untuk memperbaiki turbin di Kawasan Pungkalan atas pekon setempat, Jumat, 5 April 2024.
Sebelumnya, konflik Harimau dengan Manusia beberapa waktu yang lalu juga terjadi di Pekon Sumber Agung, Kecamatan Suoh dan Pekon Bumihantatai, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat, Lampung.
Dimana dua orang warga di serang Harimau di wilayah yang berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) pada 8 Februari dan 21 Februari 2024.
Harimau juga kembali menyerang seorang warga yang sedang melakukan aktivitas berkebun pada 11 Maret 2024. Warga meluapkan emosinya dengan membakar kantor Resort Suoh TNBBS pada Senin (11/3/2024) sore.
Melansir Lampost.co, Anggota DPRD Lampung Barat, Sugeng Hari Kinaryo Adi mengatakan, Kadi saat kejadian sedang mengendarai sepeda motor menuju lokasi turbin. Karena lokasinya masuk ke areal kawasan, maka laju kendaraan tidak bisa cepat.
“Kadi saat mengendarai sepeda motor itulah. Tiba-tiba datang Harimau yang langsung menerkam dari belakang hingga mengenai jok motor dan tas terbuat dari karung milik korban. Terkaman harimau itu membuat tas karung dan jok sepeda motor korban robek," ujarnya.
Kadi langsung berhenti dan melompat dari sepeda motornya. Kemudian korban langsung mencabut golok yang ia bawa.
"Melihat korban mencabut golok dan mengarahkan ke Harimau itu, ternyata harimaunya langsung pergi dan korban pun langsung pulang. Jadi, Pak Kadi itu baru mau sampai lokasi turbin miliknya. Sekitar 1,5 km dari permukiman. Lokasinya memang sudah masuk dalam kawasan dan saat mendekati turbin itu tiba-tiba dari belakang datang harimau,” kata Sugeng kepada Lampost.co, Jumat, 5 April 2024.
Masyarakat diminta berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di kebun di daerah sekitar pungkalan. Sebab saat ini keberadaan harimau sudah sampai ke Kawasan Pungkalan. Dengan sampainya di daerah Pungkalan itu, maka keberadaan Harimau telah menjauh hingga 10-15 km dari kejadian terakhir.
Disclaimer: Artikel ini telah terbit di Lampost.co dengan judul "Warga Suoh Nyaris Jadi Mangsa Harimau Lagi"
Artikel Terkait
Pilkada Sumsel 2024 Munculkan 3 Bakal Paslon, Masing-Masing Punya Kans Besar untuk Menang
Musim Mudik, Palang Pintu di Jalur Muara Enim-Palembang Rawan Macet, PT KAI Sumbagsel Punya Cara Mengatasi!
Kunker ke Muara Enim, Kapolda Sumsel Himbau Masyarakat Tidak Saling Serobot di Pintu Perlintasan Kereta Api
Doa Saat Bayar Zakat Fitrah, Baik untuk Diri Sendiri, Istri maupun Keluarga
Musim Mudik Lebaran, Bengkel Motor Amat di Muara Enim Diserbu para Pelanggan