Untuk membantunya Anandira didampingi oleh pemilik akun ABL yang biasa mendampingi korban TNI dan polisi.
Anandira memastikan ABL ini memiliki payung hukum. Setelah itu dirinya melaporkan dan diterima Posdam Udayana.
Ternyata pemilik akun ABL membuat cerita keluarga polisi BA secara bar-bar tanpa meminta persetujuannya.
Baca Juga: Ngaku Sakit hati, Novi atau ND, jadi Dalang Pembunuhan Ibu Mertuanya dengan Modus Pembegalan
Karena itulah akhirnya BA melaporkan ABL yang tentu saja maksudnya dirinya ke kepolisian.
Anandira pun dipanggil polisi namun panggilan pertama ditolak karena terlalu mepet dan dirinya belum punya kuasa hukum.
Barulah dirinya datang di panggilan kedua bersama kedua anaknya yang sedang demam.
Anandira dilepaskan karena masih berstatus saksi.
Sayangnya beberapa hari kemudian dirinya ditangkap lagi di POM Bensin saat bersama anak-anaknya.
Baca Juga: Berhasil Kalahkan Australia, Rizky Ridho Ucapkan Terimakasih pada Suporter
Akhirnya Anandira mendekam di kepolisian bersama bayinya yang masih menyusui.
Artikel Terkait
Potret dan Kronologi Seorang Dokter Muda yang Hilang saat Memancing Bersama Rekannya
Figur Familiar Bagi Publik Muara Enim akan Ramaikan Bursa Penjaringan Cabup dan Cawabup dari Partai Golkar
Negara Amerika Serikat Melarang PBB Mengakui Negara Palestina Melalui Keanggotaannya
Genderang Pemilukada Semakin Nyaring, KPUD Muara Enim Lakukan Rapat Koordinasi Mulai soal Badan Ad Hoc hingga Jumlah TPS
Kisah Nyata yang Sangat Sadis dan Mengerikan ini Diangkat Dalam Sebuah Film Layar Lebar “Vina Sebelum 7 Hari”
Pendakwah Muda Ning Umi Laila Dianggap Gunjing Rhoma Irama: Kecolongan!
PJ Gubernur Sumsel Ingatkan Pegawai Pemprov Sumsel Pandai Bersyukur
Inilah Alasan Prabowo Minta Pendukungnya Tak Jadi Demo di MK
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae Yong Ditanya Media, Lawan di Perempat Final Nanti Lebih Pilih Menghadapi Jepang atau Korea ?
Candi Cangkuang di Jawa Barat Merupakan Candi Hindu, Selain Tempat Pemujaan Juga Tempat Menyimpan Abu Jenazah