Dusun Gedongan adalah salah satu Dusun yang terletak di Desa Ender, dusun tersebut merupakan kampung Pesantren tua yang didirikan oleh Mbah Sai'd. Dari Kampung pesntren ini pula nantinya lahir seorang tokoh yang dikemudian hari mendirikan Pesantren Lirboyo di Jawa Timur. Jadi dusun ini memang dusun pencetak ulama.
Yang menarik dari kampung Pesntren yang satu ini, masyarakatnya masih mengamalkan amalan tinggalan nenek moyang mereka yaitu agar masyarakat Gedongan jangan memakan ikan cucut / ikan pari.
Dikisahkan bahwa dahulu : KetikaKiyai Sai’d (Dalam Versi Lainnya Kiai Kriyan, Keturunan Kiai Said) beragkat menunaikan Haji ke Tanah Suci, kapal laut yang ditumpangi beliau ditengah-tengah perjalanan karam diterjang gelombang, terang saja seluruh penumpang Kapal itu hanyut ditelan air, namun Kiyai Sai’d yang pada waktu itu ikut tenggelam ternyata kemudian selamat, sebab beliau berhasil merebahkan badanya ke Badan Ikan Pari berukuran besar dan terus memegangi badnya dengan kuat.
Ikan Pari itu seperti menggendong Kiyai sai'd, bahkan kemudian membawa Kiyai Sai’d ke pantai, dan karena peristiwa inilah kemudian Kiyai Sa’id selamat dari maut dan kemudian berhasil melanjutkan perjalanan ke tanah Suci.
Setelah kembalinya Kiyai Sa’id dari tanah suci kemudian beliau menceritakan kejadian tersebut pada para santri dan keluarganya, kemudian beliaupun menganjurkan agar anak turunan serta santri-santriya menghindari memakan Ikan Pari (Bukan Mengharamkan) hal tersebut dilakukan sebagai rasa terimakasih kepada Ikan Pari yang menyelamatkan beliau sewaktu melaksanakan Ibdah Haji ke tanah suci.
Baca Juga: Viral di Media Sosial Satu Keluarga Disekap Polisi di Hotel, Begini Peristiwa Kejadiannya.!
Titah Kiyai Sai'd mengenai larangan atau menghindari memakan Ikan Pari ini kemudian dipatuhi oleh ketrunan Kiyai Sa’id dan Santri-santrinya yang kelak menjadi Penduduk Dusun Gedongan hingga kini.
Ikan Pari dikenal oleh masyarakat Cirebon pada umumnya dengan sebutan ikan cucut atau ikan pe atau kadang juga disebut panjelan, sebab memang biasanya Ikan Pari ini umumnya dipotong kecil-kecil, potongan yang kecil-kecil tersebut belakangan diasinkan dengan cara dikeringkan setelah sebelumnya dilumuri garam sehingga namanya menjadi Ikan Cucut, atau juga yang tidak diasinkan bisanya disebut Panjelan.
Artikel Terkait
Kisah Tragis Bos Rental, Cari Mobilnya Sendiri yang Dibawa Kabur , Meregang Nyawa Karena Dikeroyok di Pati
Banyak Yang Tidak Tau Asal-Usul Ketupat, Yuk Simak Artikel Berikut.!
Viral di Media Sosial Satu Keluarga Disekap Polisi di Hotel, Begini Peristiwa Kejadiannya.!
KPUD Muara Enim Rekrut Petugas Pantarlih untuk Pilkada Muara Enim 2024, Simak Jadwal dan Tugasnya!
Anggota KPUD Muara Enim Taufiq Qur Rahman Hadiri Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Pilkada OKI 2024
Inilah 4 Tersangka yang Keroyok Bos Rental Mobil Hingga Tewas di Sukolilo, Pati
Imbas Pengeroyokan Bos Rental , Polisi Serbu Sukolilo Pati, Puluhan Kendaraan Bodong Ditemukan!
Bukan Orang Jauh, Mantan Satpam yang Peras Ria Ricis Motif Sakit Hati dan Ekonomi
Mantan Satpam Peras Ria Ricis Sampai 300 Juta, Bagaimana Cara Dirinya Dapatkan Fotonya Tanpa Hijab?
Diperas 300 Juta Rupiah , Ria Ricis Ungkap Foto Apa yang Akan Disebarkan