REKOMKITA- Anggota DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Mulyadi STP, geram dengan maraknya aksi kejahatan di sejumlah wilayah dalam Kabupaten PALI.
Menurut anggota DPRD PALI, Mulyadi akhir- akhir ini sering terjadi pembobolan rumah penduduk di Kecamatan Abab, khususnya di Desa Betung, Betung Barat dan Betung Selatan.
"Bahkan rumah pribadi saya tak luput dari sasaran maling baru-baru ini," kata Mulyadi anggota DPRD Kabupaten PALI, Selasa, 18 Juni 2024.
Aksi kejahatan tidak hanya terjadi di Betung Raya, informasi yang ia dapat, aksi begal motor juga terjadi di daerah Simpang 3 Babat Pengabuan dan beberapa tempat yang sering terjadi perampasan kendaraan bermotor seperti di jalan Desa Air itam - Gunung menang.
"Hal itu membuat resah masyarakat Kabupaten PALI khususnya di Kecamatan Abab dan Kecamatan Penukal," ujar legislator asal PDIP itu.
Mulyadi berpandangan, jika kejahatan bukan saja terjadi karena ada niat pelakunya akan tetapi karena ada kesempatan, maka dihimbau bagi masyarakat untuk selalu waspada.
Mulyadi mengajak semua komponen masyarakat PALI khususnya Kecamatan Abab dan Kecamatan Penukal untuk bersatu paduh membantu pihak Kepolisian Resort Kabupaten PALI untuk menindak segala bentuk kejahatan yang terjadi.
Mulyadi mengatakan, dia siap menjadi garda terdepan untuk membatu pihak Kepolisian mengungkap segala bentuk kejahatan yang terjadi di Kabupaten PALI.
"Karena keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi tanggung jawab kita bersama. Tanpa bantuan dan partisipasi kita semua, pihak kepolisian tidak dapat bekerja secara maksimal, mengingat kemampuannya terbatas, baik fasilitas maupun jumlah personilnya. Kami yakin dan percaya pihak kepolisihan akan merespon semua bentuk pengaduan yang disampaikan masyarakat kepada pihak kepolisian asalkan kita pro aktif juga untuk menyampaikan informasinya secara cepat dan tepat," jelasnya.
Baca Juga: Cerita H Asri Ag Tak Maju Pilkada PALI 2015, Demi Berikan Kesempatan pada H Heri Amalindo
Dia menghimbau kepada masyarakat Kabupaten PALI yang menjadi korban ataupun melihat kejahatan untuk disampaikan kepada pihak kepolisian.
"Karena kami merasa terpanggil apabilah ada saudara kita yang dirampas motornya atau dibegal ketika ingin mencari nafkah anak istrinya, dianiaya di jalan, dibobol rumahnya, sehingga tidak dapat beraktivitas mencari nafkah," katanya.
Mulyadi mengharapakan agar masyarakat jangan membeli barang yang tidak tau di asal usulnya seperti kendaraan bodong.
"Saya juga siap memberikan pendampingan kepada para korban dan ikut menyuarakankannya kepada pihak kepolisihan terdekat, kapolsek, kapolres bahkan ke Polda Sumatera selatan"
"Kepada para kepala desa, Satgas, Linmas tolong dibantu masyarakat yan menjadi korban kejahatan, tolong didampingi sampai ke pihak kepolisian, karena pemerintah Desa jangan kalah oleh sekelompok preman-preman ini," akhirnya.
Artikel Terkait
Joe Biden Kirim Pesan Khusus Idul Adha Mengenai Palestina dan Israel, Apa Katanya?
Sampaikan Pesan Idul Adha 2024, Joe Biden Percaya Proposal Gencatan Senjata di Gaza akan Diterima
Pesan Idul Adha Joe Biden, Janji Gencatan Senjata di Gaza, Sekaligus Lawan Islamfobia
Viral Jemaah Haji Protes Tenda Tak Muat untuk 160 Orang, Hingga Tidur di Luar
Jemaah Haji Keluhkan Tenda Tak Muat 160 Orang Viral, Begini Kesaksian Netizen yang Sedang Berhaji
Jordi Onsu Mengenai Betrand yang Disuruh Pulang oleh Netizen: Bukan Anak Ayam loh!
Jordi Onsu Ungkap Betrand Gagal Masuk Universitas Karena Rumor Mesra dengan Sarwendah
Digosipkan Terus dengan Sarwendah, Jordi Onsu Ungkap Bertrand Kerap Menangis
Kota Depok Dahulu Merupakan Negara, Lebih Tepatnya Negara Dalam Negar
Kisah Seorang Wanita Berkurban yang Menyentuh Hati