peristiwa

Kopdes Merah Putih Dibayangi Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun, sang Menteri Koperasi Malah Ngaku Tak Tahu

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:39 WIB
Menyoroti isu pengadaan kipas angin dalam proyek Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih senilai Rp1,8 triliun yang ramai disorot di media sosial. (Instagram.com/@sukabumiupdate)

‎DPR lantas menilai anggaran yang beredar tidak sejalan dengan harga kipas angin di pasaran. 

‎Terlebih, Mufti menilai hal itu berdasarkan penelusurannya di sejumlah platform perdagangan elektronik, kipas angin berdiri dari merek ternama dijual sekitar Rp300 ribu hingga Rp338 ribu per unit.

Baca Juga: Sempat Menyebut Sebagai Saksi dan Oknum, Kejagung Ralat Febrie Adriansyah Tetap Tersangka 3 Dugaan Kasus Korupsi

‎"Artinya, kalau pemerintah beli dalam jumlah ribuan, bahkan 1,8 juta," sebut Mufti 

‎"Pastinya jauh lebih murah dari Rp300 ribu yang kita temukan di e-commerce," sambungnya.

Ada Dugaan Merek Senilai Belasan Juta

‎Terkait isu pengadaan itu, Ferry kemudian mencontohkan apabila kipas angin yang dimaksud merupakan tipe tertentu, seperti Imatsu MDF.

Baca Juga: BYD Tech Culture Fest 2026 Hadir di Bandung, Kenalkan Teknologi Mobilitas Masa Depan kepada Masyarakat

‎Menkop menilai, harganya memang bisa mencapai belasan juta rupiah per unit.

‎"Rasanya angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya yang model ada di Imatsu MDF itu harganya di e-commerce ini Rp11.464.000," beber Ferry. 

‎Kendati demikian, Ferry tidak menjelaskan lebih lanjut terkait merek kipas angin dalam isu pengadaan Kopdes Merah Putih tersebut.

Baca Juga: Sepak Terjang Kuntadi, Calon Pengganti Jampidsus Febrie Adriansyah yang Pernah Bongkar Skandal Korupsi Harvey Moeis

‎"Itu saya enggak tahu persis," imbuhnya.

‎Berkaca dari hal itu, ramainya sorotan publik atas isu tersebut menjadikan sistem keterbukaan informasi Kopdes Merah Putih kian dipertanyakan.

‎Fungsi Simkopdes Dipertanyakan

Halaman:

Tags

Terkini