Sempat Labeli Jurnalis Pengecut, Hotman Paris Kini Minta Maaf dan Singgung soal Hidden Agenda Kasus Korupsi Jampidsus

Photo Author
Toar Kenward, Rekomkita
- Senin, 20 Juli 2026 | 14:57 WIB
Menyoroti klarifikasi pengacara eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris usai melontarkan pernyataan tak etis ke awak media. (Instagram.com/@hotmanparisoffcial)
Menyoroti klarifikasi pengacara eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris usai melontarkan pernyataan tak etis ke awak media. (Instagram.com/@hotmanparisoffcial)

Rekomkita - Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea menyatakan permintaan maaf kepada wartawan dan seluruh organisasi wartawan atas pernyataannya saat konferensi pers (konpers) kasus korupsi eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Sebelumnya, kuasa hukum Febrie Adriansyah itu dinilai telah merendahkan martabat dan profesi wartawan atas pernyataan yang tak etisnya dalam konpers tersebut.

"Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya," kata Hotman dalam unggahan Instagramnya, @hotmanparisofficial, pada Senin, 20 Juli 2026. 

Baca Juga: Febrie Adriansyah Belum Kunjung Masuk Bui, Picu Dugaan Eks Jampidsus Itu Ulur Waktu demi Hilangkan Bukti?

"Dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan 'lo punya otak gak sih?'," sambungnya.

Klarifikasi yang disampaikan Hotman itu lantas menuai sorotan sebagian publik yang turut mengulik kembali kronologi peristiwa tersebut.

Ngaku Emosi saat Dicecar Pertanyaan

Baca Juga: Hotman Paris Dikritik Anaknya Sendiri usai Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Frank Alexander: Kebanyakan Pencitraan

Dalam penuturannya, Hotman menjelaskan kronologi peristiwa hingga keluar ucapan yang dinilai merendahkan wartawan. 

Pengacara kondang itu menyebut, saat keluar ucapan itu, kondisinya sedang emosi lantaran dicecar dua pertanyaan beruntun.

"Akhirnya saya emosi karena saya sudah bolak balik mengatakan saya tidak tahu," ungkap Hotman.

Baca Juga: Dari Nol hingga Tembus Rp100 Juta, Kisah Beni Gaharja Bangun Kerajaan Konten Digital di Usia Muda

Singgung soal Hidden Agenda Kasus Febrie

Hotman menuturkan, pertanyaan pertama yang dilontarkan wartawan, yakni terkait dugaan soal hidden agenda atau agenda tersembunyi dari sebuah institusi di kasus eks Jampidsus.

"Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu. Sebab saya tidak mungkin bertanya apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum," sambungnya.

Halaman:

Editor: Toar Kenward

Sumber: RK

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X