“Sambil nunggu kami bikin makanan ala kadarnya, sambil nunggu walaupun ngga itung gizi, ngga lengkap, dan banyak kekurangan berkat bantuan teman-teman,” tulisnya lagi.
“Aku cuma mau kasih tahu kalau di pelosok tidak bisa dijangkau MBG yang seharusnya jadi hak anak sekolah di nusantara ini,” tambahnya.
Ia juga berharap bahwa akses menuju sekolah diperbaiki agar memudahkan anak-anak pulang pergi serta MBG bisa segera menjangkau mereka.
Baca Juga: Update Korban Insiden Ledakan dalam Gudang Amunisi TNI di Madiun: Total 7 Orang, 1 Meninggal Dunia
Menuai Beragam Respons Warganet
Video viral yang ditonton lebih dari 160 ribu itu juga menuai beragam komentar dari warganet, seperti memuji tindakan sang guru hingga harapan agar pelaksanaan lebih baik.
Beberapa komentar seperti, “Padahal ini yang membutuhkan MBG, mereka yang ada di wilayah 3T,” tulis akun @ric*****o
Baca Juga: 74 Siswa Baru SMK Kristen Kawangkoan Ikuti MPLS Ramah 2026, Fokus Bentuk Karakter dan Cegah Bullying
“MBG tepat sasaran ini yang didukung, harusnya adik-adik ini yang menjadi prioritas penerima MBG,” tulis akun @dya***********i
Warganet juga terlihat mengusulkan agar pemerintah setempat menyerahkan pelaksanaan MBG kepada masyarakat setempat.
“Kalau guru tidak bisa memasak karena waktunya kurang, mama-mama di sana saya yakin ikhlas memasakkan untuk anak-anak, tinggal sediakan bahan-bahannya dan peralatannya,” tulis akun @fan*******0