REKOMKITA - Teuku Markam mulanya mlarat, lagipula ia awalnya seorang TNI berpangkat rendah, namun demikian beliau ini adalah TNI kesayangan Soekarno dan sangat mengagumi Soekarno.
Selepas keluar dari TNI karena konflik dengan atasannya, Markam dikabarkan menjadi pengusaha. Disisi lain, Soekarno yang tidak melupakan Markam terus membantunya.
Puncaknya ketika Pemerintah Orla membangun beberapa proyek Jalan dan Perkebunan di Sumatra, Markam didaulat oleh Soekarno menjadi salah satu pengusaha yang terlibat. Hasilnya kekayaan Makram meningkat dengan cepat.
Baca Juga: Portugis Adalah Bangsa Eropa Pertama yang Menjajah Nusantara dan Paling Dibenci Dibanding Dengan VOC
Ketika Soekarno memutuskan membangun Monas yang diatasnya memerlukan Emas, Markam mengambil kesempatan, sebagai wujud terimakasih pada Soekarno Markam menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu mewujudkan cita-cita presidennya.
Sedihnya, ketika Soekarno digulingkan oleh Soeharto, maka orang-orang yang dianggap loyalis Soekarno dimiskinkan oleh Soeharto, salah satu loyalis Soekarno yang dimiskinkan itu adalah "Teuku Markam".
Hartanya dirampas, tuduhannya pun menyakitkan, dianggap sebagai harta hasil Korupsi Proyek Jalan dan Perkebunan Era Soekarno, tidak sampai situ saja Markam juga dituduh Komunis dan dijebloskan ke Penjara oleh Soeharto.
Adalah hoax jika menganggap emas atas monas adalah diambil dari kekayaan Aceh, itu harta Pribadi Teuku Markam yang kaya akibat kebanjiran proyek negara zaman Soekarno.