Transformasi BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian Nasional

Photo Author
Toar Kenward, Rekomkita
- Jumat, 31 Juli 2026 | 15:42 WIB
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mengakselerasi transformasi BRIvolution Reignite sebagai fondasi untuk memperkuat daya saing Perseroan sekaligus menciptakan nilai tambah (value creation) (dok.BRI)
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mengakselerasi transformasi BRIvolution Reignite sebagai fondasi untuk memperkuat daya saing Perseroan sekaligus menciptakan nilai tambah (value creation) (dok.BRI)

Rekomkita - Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mengakselerasi transformasi BRIvolution Reignite sebagai fondasi untuk memperkuat daya saing Perseroan sekaligus menciptakan nilai tambah (value creation) yang semakin besar bagi perekonomian nasional.

‎Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BRI memastikan setiap langkah transformasi tidak hanya menghasilkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, tetapi juga memperluas kontribusi terhadap ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan sektor produktif serta dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah.

‎Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan bahwa BRIvolution Reignite merupakan kerangka transformasi terintegrasi yang menjadi acuan Perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan daya saing, serta menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi negara, masyarakat, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga: Kades Ungkap Obrolan Satpam Jatiluhur dengan Anggota Geng Motor, Sebut Tak Ada Cekcok yang Terjadi

"BRIvolution Reignite dirancang untuk memastikan BRI mampu tumbuh semakin sehat, efisien, dan berdaya saing, sekaligus tetap konsisten menjalankan perannya sebagai bank yang berpihak pada ekonomi kerakyatan. Transformasi ini menjadi bagian dari komitmen BRI untuk menghadirkan value creation yang semakin besar sejalan dengan arah strategis Danantara Indonesia," ujar Hery.

‎Transformasi tersebut bertumpu pada dua pilar utama yang didukung oleh enam enabler sebagai penggerak perubahan di seluruh organisasi. 

‎Pilar Transform the Funding Franchise diarahkan untuk memperkuat struktur pendanaan BRI agar semakin efisien, stabil, dan berbasis dana murah melalui penguatan CASA serta peningkatan kapabilitas transaction banking. 

Baca Juga: BRI Jadi Ujung Tombak Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Beri Apresiasi atas Penyaluran KUR Perumahan

Sementara itu, pilar Revamp Existing Core and Build New Core difokuskan untuk memperkuat penyaluran kredit mikro (bisnis inti) sekaligus membangun mesin pertumbuhan consumer banking (sumber pertumbuhan baru) yang mampu menjawab kebutuhan nasabah dan dinamika industri.

‎Implementasi transformasi tersebut tercermin pada kinerja Perseroan yang terus menunjukkan penguatan. 

‎Hingga Triwulan I 2026, total aset BRI Group tumbuh 7,2% secara tahunan menjadi Rp2.250 triliun, sementara kredit dan pembiayaan meningkat 13,7% menjadi Rp1.562 triliun. Pada periode yang sama, laba bersih konsolidasian Perseroan tercatat sebesar Rp15,5 triliun. 

Baca Juga: Gempa Besar M 7,1 Luluhlantakkan Kumamoto Jepang, Korban Berjatuhan dan Ribuan Rumah Padam Listrik

‎Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp1.555,1 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan, yang turut mendorong penurunan cost of fund dari 2,98% pada Triwulan I 2025 menjadi 2,33% pada Triwulan I 2026.

‎Fundamental yang semakin kuat tersebut menjadi modal penting bagi BRI untuk memperluas fungsi intermediasi sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap agenda pembangunan nasional.  Salah satu kontribusi tersebut diwujudkan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

‎Hingga akhir Juni 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp103,81 triliun kepada 2 juta UMKM di berbagai wilayah Indonesia. 

Halaman:

Editor: Toar Kenward

Sumber: RK

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

X