REKOMKITA-Presiden RI Joko Widodo bersama Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menggelar buka puasa bersama dengan anggota Kabinet Indonesia Maju, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/03/2024).
Merupakan buka puasa bersama pertama yang dilaksanakan Presiden Ri Joko Widodo setelah pandemi COVID-19. Buka puasa bersama ini tampak dipenuhi suasana keakraban diselingi obrolan santai para anggota Kabinet Indonesia Maju.
Selagi menungu azan magrib Presiden Joko Widodo mempersilkan Wapres Ma'ruf Amin memberika sedikit tausinya ke seluruh perserta buka bersama.
Baca Juga: Persiapan Timnas Indonesia di Piala Asia U23, Ada Pro Kontra PSSI dengan Klub BRI Liga 1 ?
Wapres Ma’ruf Amin dalam tausiahnya menekankan pentingnya puasa sebagai latihan disiplin dan kejujuran serta mengendalikan hawa nafsu.
“Yang paling besar hikmahnya itu, puasa itu kan menahan nafsu. Ini yang paling besar karena nafsu itu perang sepanjang hayat. Nafsu itu memerintahkan kejelekan, pasti membawa kejelekan, nafsu apapun itu. Oleh karena itu, harus dikendalikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wapres juga mengungkapkan keistimewaan puasa sebagai ibadah yang langsung mendapatkan balasan dari Allah Swt.
Selanjutnya, sambil menunggu azan Maghrib berkumandang, Presiden dan jajarannya berzikir dan berselawat. Begitu azan Maghrib berkumandang, Presiden dan para menteri langsung berbuka dengan hidangan takjil yang disediakan. Setelah itu, Presiden dan para menteri kemudian melaksanakan salat Maghrib berjemaah.
Sejumlah menteri pun menyampaikan kesannya dapat berbuka puasa bersama kembali di Istana setelah cukup lama tidak dilakukan karena pandemi. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, merasa bersyukur dapat berbuka puasa bersama setelah masa pandemi, menyatakan momen ini sebagai waktu yang spesial dan reflektif, terutama pascapemilu dan di tahun terakhir Kabinet Indonesia Maju.
Baca Juga: Apa Manfaat Kulit Manggis Bagi Kesehatan ?
Senada, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan kegembiraannya dapat berbuka bersama lagi secara fisik setelah pandemi. Ia berharap di sisa masa kabinet ini, semua bisa bekerja maksimal untuk masyarakat.
“Mudah-mudahan… kita bisa bekerja sampai akhir dengan sebaik-baiknya buat masyarakat,” kata Menkes Budi, menekankan kembali pentingnya menjalin silaturahmi.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengajak untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas diri dan memperkuat solidaritas, terutama mengingat kondisi memprihatinkan di Gaza, Palestina.
“Mari kita gunakan Ramadan ini sekaligus untuk mendoakan saudara-saudara kita di Palestina agar mereka lebih kuat dan agar penderitaan mereka segera berakhir. Jadi mari kita tingkatkan solidaritas antarsesama manusia di bulan Ramadan,” kata Menlu Retno, mengingatkan akan kondisi mereka yang berpuasa dalam keadaan penuh cobaan.
Artikel Terkait
18 Desa di Kecamatan Rantau Bayur Lumpuh Akibat Banjir, SKK Migas - KKKS Sele Raya Belida Salurkan Bantuan, Berikut Rinciannya!
SMA AMANIYAH BETUNG Adalah Sekolah Pertama yang ada di Abab yang Banyak Tidak Diketahui Masyarakat Abab
Apapun Jabatan Anda, Catat Pentingnya Melakukan Interaksi Sosial di Tengah Simpul-Simpul Masyarakat
Seorang Tukang Ojek Online di Palembang Ceritakan Suka Duka Jadi Ojol, Kisah Dukanya Bikin Empati!
Sejumlah BUMN dan Perusahaan Swasta di Sumsel Peduli Lingkungan Dapat Sertifikat Proper
Persiapan Timnas Indonesia di Piala Asia U23, Ada Pro Kontra PSSI dengan Klub BRI Liga 1 ?
Jelang Musim Mudik Lebaran 2024, Berikut Bengkel Rekomendasi di Kabupaten Muara Enim untuk Pengecekan Kendaraan Anda!
Misteri Sumur Putaran Keling di Desa Betung Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir atau PALI Provinsi Sumatera Selatan
Angin Kencang, Puluhan Makam di Desa Betung Abab rusak Tertimpa Pohon, Nama Pohonnya Ngeri!
Rekomendasi Toko Pakaian Lengkap untuk Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H di Muara Enim