REKOMKITA - Tindakan Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, membuat tiga stasiun pompa air untuk mengatasi banjir di kota akibat curah hujan yang sangat deras melanda Kota Palembang.
Usaha pemkot Palembang mengatasi permasalahan banjir yang melanda Kota Palembang, saat ini pemkot melalui Dinas PUPR Kota Palembang membuat mengatur stasiun pompa air di tiga titik dan beberapa titik lainnya untuk standby pompa
Tiga stasiun pompa pengendali banjir tahun ini dilaksanakan di beberapa titik yakni di kolam retensi simpang Polda Sumsel, Jalan Simanjuntak Hilir genangan simpang Polda dan Jalan Basuki Rahmat, 26 Ilir, Hilir dari genangan Kambang Iwak dan sekitarnya.
Baca Juga: Para Orang Tua Kewalahan Mempersiapkan Kegiatan Anak Masuk Sekolah Seusai Libur Panjang
Sudah ada beberapa usaha yang dilakukan untuk mengatasi banjir karena ada beberapa stasiun pompa yang sudah dan dioperasikan oleh Pemkot Palembang antara lain pompa Jalan Kapten A rivai, pompa Jalan Veteran, pompa Jalan Mayor Ruslan, pompa kolam retensi depan Universitas IBA, pompa Sungai bayas, dan pompa Sungai Baung.
Selain itu pompa portable yang saat ini masih proses peningkatan skill dan kemampuan operator di dua lokasi yakni di Jalan Basuki Rahmat samping asuransi atau kantor simpang Gojek. Masih perlu infrastruktur tambahan di hilir Jalan Simanjutak. kemudian akan dipasang di simpang 5 radial pelaksanaan infrastruktur bak penampungan baru akan dikerjakan secepetnya
Sementara itu penyebab banjir sendiri yaitu berdasarkan curah hujan yang terjadi secara terus menerus maka akan mengakibatkan banyaknya genangan air di semua titik.
Baca Juga: Jalan Tol Jadi Lapak Dagang Saat Arus lalu Lintas Macet Parah
Selain itu, penyebab banjir melanda adalah, banyaknya warga yang tidak sadar lingkungan dan membuang sampah sembarangan, sedangkan tempat pembuangan sampah sudah disediakan.
Meski tempat sampah sudah disediakan, namus masih saja ada yang tidak sadar lingkungan dengan membuang sampah sembarangan yang tidak terpantau, yang mengakibatkan tersumbatnya aliran air.
Dengan adanya pompa air tersebut, permasalahan banjir di kota Palembang saat hujan lebat terjadi, maka dapat teratasi dan tidak mengganggu aktivitas warga. Dan warga lebih sadar akan lingkungan sekitarnya.
Artikel Terkait
Pakaian Adat Pengantin PALI Telah Resmi dan Telah Terlegalitas Menjadi Khas PALI
Pria Aniaya dan Ludahi Wanita Ditangkap, Tak Terima Dirinya Disebut Alien
TPU Betung Abab Ramai Dikunjungi Oleh Warga dari Berbagai Daerah yang Ingin Berziarah ke Makam Sanak Saudaranya
Tari Lading Khas Marga Penukal di PALI Memiliki Cerita Dimana Wanita Pada Zaman Dahulu Tidak Bisa Dianggap Lemah
Ternyata Banyak Yang Tidak Tau Bahwa Burgo Adalah Makanan Asli Khas Palembang dan Telah Diresmikan pada Tahun 2021
Pengabuan Kecamatan Abab PALI Memiliki Tarian Khas yang Sudah Ada Dari Zaman Nenek Moyang Terdahulu !
Alat Musik Tradisional Provinsi Sumatera Selatan Palembang Sebagai Warisan Budaya Tak Benda
Kisah Cinta Qais dan Layla Sudah Ada dari Ratusan Ribu Tahun Lalu dan Masih Eksis Sampai Sekarang
Pesereh, Sekapur Sirih, atau Lamaran Adat Betung Abab Zaman Dulu Sebelum Dimodernkan Manjadi Hantar-hantaran
Jalan Tol Jadi Lapak Dagang Saat Arus lalu Lintas Macet Parah
Para Orang Tua Kewalahan Mempersiapkan Kegiatan Anak Masuk Sekolah Seusai Libur Panjang