Kisah Dokter Perempuan Pertama Indonesia yang Jatuh Cinta dengan Pria Minang Hingga Meninggal di Bukittinggi

Photo Author
Sudirga Mandala, Rekomkita
- Minggu, 23 Juni 2024 | 20:38 WIB
Dokter pertama di Indonesia dokter Marie Thomas (MHomecare)
Dokter pertama di Indonesia dokter Marie Thomas (MHomecare)

Mohammad Joesoef, berasal dari Solok, ia merupakan teman kuliah Marie, sama-sama studi di STOVIA menjadi mahasiswa kedokteran.

Bersama suaminya, Marie kemudian pindah ke Padang dan didapuk sebagai Pelayanan Kesehatan Masyarakat di sebuah rumah sakit di Padang.

Tak lama waktu berselang, Marie Thomas bersama suami pindah ke Batavia dan sempat bergabung dengan sebuah partai politik yang juga dimotori oleh Sam Ratulangi, pahlawan Indonesia asal Sulawesi Utara, daerah asal Marie.

Meski demikian, Marie dan suaminya kemudian memilih untuk kembali ke Sumatera Barat dan menetap di Fort de Kock yang sekarang bernama Bukittinggi.

Di Bukittinggi pula pada tahun 1950 ia mendirikan sekolah kebidanan pertama di Sumatera dan menjadi sekolah bidan kedua yang berdiri di Indonesia.

Marie juga terus melakukan penelitian di bidang ginekologi dan kebidanan. Dia kemudian menjadi spesialis bidang obstetri dan ginekologi dan lagi-lagi ia menjadi dokter Indonesia pertama yang menjadi spesialis dalam bidang ini.

Baca Juga: Kebo Iwa Seorang Patih yang Rela Berkorban Demi Bersatunya Nusantara

Marie dikenal pula sebagai dokter yang baik hati dan pemurah, ia rela memberi pelayanan kesehatan secara gratis kepada mereka yang tidak mampu dan membantu persalinan secara cuma-cuma untuk mereka yang kekurangan dana.

Marie juga menjadi dokter pertama di Indonesia yang terlibat dalam kebijakan mengatasi kelahiran bayi melalui metode kontrasepsi Intrauterine Device (IUD).

Jasa dan prestasi Marie pun dikenang dunia, pada 17 Februari 2021 lalu pengguna internet dikagetkan dengan tampilan Google Doodle yang merilis Marie Thomas sebagai dokter perempuan pertama di Indonesia dalam ikonnya.

Ya, itu adalah tanggal ulang tahun Marie Thomas, Google Doodle merekam sosok marie Thomas sebagai profil yang memiliki dedikasi tanpa pamrih bagi kehidupan orang lain dan membuka jalan bagi perempuan di Indonesia untuk mengejar pendidikan kedokteran dan pendidikan tinggi lainnya.

Hingga akhir hayatnya, dalam usia 70 tahun, tepatnya 10 Oktober 1966, Marie Thomas akhirnya meninggal dunia dan dimakamkan di Bukittinggi. 

 

Sumber:j ambiekspres.co.id

Halaman:

Editor: Sudirga Mandala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB

Terpopuler

X