peristiwa

Keunikan Bunga Rafflesia Arnoldii Ikon Bengkulu Ini Berbau Busuk Tapi Memikat

Rabu, 17 April 2024 | 13:55 WIB
Bunga Refesia (rri.co.id)

REKOMKITA - Ada satu tanaman eksotis dan langka yang mungkin tidak ingin Anda tanam di dekat lanskap rumah Anda. Ia adalah bunga terbesar di dunia.

Bunga Raflesia termasuk dalam kelompok holoparasit, tumbuhan yang tidak bisa melakukan proses fotosintesa sendiri, seperti layaknya tumbuhan berbunga lainnya, dan sangat tergantung kepada inang

Bunga berwarna karat yang eksotis, sangat langka dan berbintik-bintik ini disebut Rafflesia Arnoldii. Rafflesia Arnoldii, yang ini dimasukkan ke dalam famili Euphorbiaceae, adalah bunga yang diproduksi secara individual terbesar di dunia.

Baca Juga: Tanaman Berbahaya Beracun di Indonesia Jangan Sampai Termakan dan Tersentuh

Keunikan Bunga Rafflesia Arnoldii Ikon Bengkulu, Berbau Busuk tapi Memikat. Rafflesia arnoldii terkenal sebagai jenis bunga raksasa yang tumbuh subur di Sumatera. Bunga ini mengeluarkan bau busuk tetapi mampu memikat wisatawan untuk datang melihatnya. Kondisi inilah yang menjadi keistimewaan bunga Rafflesia arnoldi

Aroma bunga ini seperti daging yang membusuk. Inilah mengapa sering disebut sebagai Corpse Plant oleh sebagian penduduk asli Indonesia, tempat asalnya.

Rafflesia termasuk genus tumbuhan yang mengalami kelangkaan karena secara biologis bergantung kepada tumbuhan inang dari jenis Tetrastigma tertentu. Tak hanya itu, bunga yang pertama ditemukan oleh Thomas Stanford Raffles pada tahun 1818 di hutan Sumatera harus didukung iklim dan lingkungan tumbuhan inangnya

Bunganya hanya bertahan tiga hari sampai seminggu. Bau mengerikan yang dihasilkannya menarik serangga penyerbuk ke sana untuk membantu melestarikan spesies

Bunga Raflesia Arnoldi mekar di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) perbatasan Bengkulu Lampung.

Baca Juga: Indonesia Negara Terindah dan Dijuluki Permata Mahkota Asia Tenggara atau Zamrud Khatulistiwa

Bunga langka yang menjadi ikon Provinsi Bengkulu yang sudah menjadi tanaman yang dilindungi, mekar di kawasan tebing batu Pesisir Barat Lampung, dengan jarak kurang lebih 200 Meter dari akses masuk jalan raya.

Rafflesia Arnoldi juga hanya tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Rafflesia Arnoldii dianggap sebagai simbol keberanian, keunikan, dan keindahan alam

Bunga ini terkenal karena ukurannya yang besar dan bau busuk yang khas. Dengan kandungan antioksidan, nutrisi, dan sifat anti peradangan yang dimilikinya, bunga Rafflesia dapat membantu menjaga kesehatan jantung, saluran pencernaan, kulit, dan bahkan mengurangi risiko kanker

Bunga raflesia bukanlah tumbuhan autotrof, mereka tidak membuat makanannya sendiri. Sehingga, tidak memiliki klorofil dan tidak mengandalkan sinar matahari untuk berfotosintesis. Bunga raflesia adalah tumbuhan parasit. Artinya, bunga raflesia mendapatkan makanannya dengan cara menyerap dari tubuh inangnya

Halaman:

Tags

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB