peristiwa

Supermasif Blackhole Alam Semesta Jika Dibandingkan Betapa Kecilnya Tata Surya Kita

Sabtu, 15 Juni 2024 | 09:37 WIB
Blackhole Alam Semesta (Sains Tech ID)

Supermasif black hole adalah wilayah di ruang angkasa yang sangat padat di mana gaya tarikannya begitu kuat sehingga bahkan cahaya pun tidak bisa melarikan diri darinya.

Mereka ditemukan di pusat sebagian besar galaksi, termasuk galaksi Bima Sakti tempat kita berada. Black hole ini disebut "supermasif" karena mengandung jutaan hingga miliaran kali massa Matahari kita, yang terkonsentrasi dalam wilayah yang lebih kecil dari sistem tata surya kita.

Para ilmuwan percaya bahwa supermasif black hole terbentuk dari runtuhnya awan gas raksasa pada tahap awal pembentukan galaksi, atau melalui penggabungan black hole yang lebih kecil dan akresi materi sekitarnya selama waktu kosmik.

Mereka memainkan peran penting dalam membentuk struktur dan evolusi galaksi, memengaruhi gerakan bintang dan gas di sekitarnya.

Baca Juga: Asal-usul Larangan Memakan Ikan Cucut atau Ikan PariBagi Warga Gedongan

Supermasif black hole dapat bervariasi dalam ukuran, mulai dari jutaan hingga miliaran kali massa Matahari kita. Black hole terbesar yang diketahui saat ini adalah Ton 618, yang diperkirakan memiliki massa sekitar 40 miliar kali massa Matahari.

Adajuga black hole supermasif di pusat galaksi kita, Bima Sakti, yang diperkirakan memiliki massa sekitar 4 juta kali massa Matahari.

Selain itu, black hole supermasif juga ditemukan di berbagai galaksi lain di alam semesta. Ukuran mereka dapat bervariasi tergantung pada sejarah pembentukan galaksi dan sejarah penggabungan dengan galaksi lainnya.

Para ilmuwan masih terus mempelajari black hole supermasif untuk memahami asal-usul, sifat, dan peran mereka dalam evolusi galaksi dan alam semesta secara keseluruhan.

Tags

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB