REKOMKITA- Musim ngetam atau musim panen padi sedang berlangsung di daerah Abab khususnya di Desa Betung Abab. semarak ngetam (panen padi) sekarang lagi euvoria menyambut melimpahnya padi yang sudah ditanam beberapa bualan yang lalu.
Musim ngetam (panen padi) istilah yang disebut oleh masyarakat Desa Betung Abab, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Sekarang sedang berlangsung sangat ramai sekali, bahkan pera petani mengajak saudara dan kerabat untuk membantu denga imbalan (upah) berupa persenan padi yang didapatkan.
Banyak yang tidak tau apa itu beras padi anyer.? Namun di masyarakat Abab Khususnta Desa Betung sudah taka sing lagi mendengar kata tersebut. Beras padi ayer adalah beras yang berasal dari padi yang baru dipanen diladang para petani lalu dijadikan beras.
Rasa nasi dari beras padi ayer sangat berbeda dengam rasa nasi dari beras pada umumnya. Rasanya yang legit hampir sama dengan rasa beras ketan namun tidak terlalu lengket. Rasanya yang enak dan legit membuat para penyantap beras padi anyer ini menjadi sangat lahap makan.
Dimusim ngetam (panen padi) seperti ini banyak sekali orang-orang memburu beras padi anyer yang baru didapatkan oleh para petani. Harganya yang sama dengan harga beras pada umumnya membuat para pemburu beras padi ayer ini berlomba-lomba untuk mendapatkannya hingga terkadang banyak yang tidak kebagian. Karena para petani hanya menjadikannya beras hanya sebagian saja, karna sebagiannya lagi akan dijadikan mulan (bibit) saat musim tanam padi berlangsung nanti.
Para petani ini tidak menanam padi setiap bulan, karena mereka menanam padi pada musim-musin tertentu, para petani ini harus memperincikan bulan apa saja agar padi tersebut tumbuh dengan subur.
Misim Nugal atau sering dikenal dengan musim tanam padi yang dijuluki oleh masyarakat Abab khususnya Desa Betung Abab. Musim nugal ini sendiri sangat seru dan menyenangkan, dimana di musim nugal ini sendiri banyak sekali kerabat dan sahabat bahkan para bujang gadis di daerah ini bersama-sama dengan riang menanam padi bersama. Dan yang paling dinanti setelah nugal aka nada kice kacang iju (bubur kacang ijo) yang dengan semaraknya disantap bersama-sama.
Artikel Terkait
Pemuda Karang Taruna Kampung Mrican, Mengubah Selokan Kumuh Menjadi Spot Wisata yang Menarik
Club Bola Liga 2 Sriwijaya FC belum Membayar Gaji Pemain dan Ofisial
Kunyit Dibakar Ampuh atasi Penyakit Maag atau Asam Lambung, Berikut Penjelasannya!
Mendagri Sebut PJ Kepala Daerah ingin Maju Pilkada Harus Mundur
Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan dengan Durian yang Wajib Kamu Ketahui
Apa Manfaat Kulit Manggis Bagi Kesehatan ?
Cuti Kelahiran Bagi ASN Pria Dianggap Hal Penting oleh Pemerintah, Begini Alasannya!
Kabar Gembira, PT Jasa Raharja Buka Lowongan Kerja Bagi Fresh Graduate Tahun 2024
Dua Jembatan Penghubung Wilayah Sumsel dan Lampung Direncanakan akan Dibangun, Berikut Titik Lokasinya!
Menelisik Penyebab Dualisme Kepengurusan di Tubuh KNPI Kabupaten Muara Enim yang Buat Bingung