sulawesi-utara

Hendra Jacob Genjot Pembinaan Tinju, Bhayangkara Boxing Championship Jadi Ajang Pencarian Talenta

Kamis, 25 Juni 2026 | 20:13 WIB
Bhayangkara Boxing 2026 (Dok RK)

Rekomkita - Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulawesi Utara terus menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi prestasi olahraga tinju melalui pembinaan atlet usia muda.

Di bawah kepemimpinan Hendra Jacob, S.IP, organisasi tersebut mulai aktif menjaring bibit-bibit petinju potensial melalui berbagai kejuaraan dan program pembinaan berkelanjutan.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah penyelenggaraan Bhayangkara Boxing Championship 2026 yang berlangsung di Kabupaten Minahasa Utara pada 24–25 Juni 2026.

Baca Juga: Ayah Taufik Hidayat Bongkar Sifat Asli Sang Anak, Pernah Dipukul Pakai Kayu Gara-gara Tak Ada Ikan

Kejuaraan ini menjadi ajang penting bagi para petinju muda Sulawesi Utara untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.

Digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, turnamen tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari Tonaas Wangko Ishak Tambani yang juga menjabat sebagai Pembina Pertina Sulut. Bahkan, Ishak menyediakan kediamannya di Warukapas, Kecamatan Dimembe, sebagai lokasi pelaksanaan kejuaraan.

Baca Juga: Resmi Terdaftar di Kesbangpol, SMSI Sulut Siap Bersinergi dengan Pemerintah dan Forkopimda

Bhayangkara Boxing Championship 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga bagian dari strategi pembinaan atlet jangka panjang.

Melalui kejuaraan ini, Pertina Sulut berupaya menemukan dan mengembangkan petinju-petinju berbakat yang diproyeksikan tampil pada berbagai kejuaraan tingkat regional, nasional hingga internasional.

Ketua Pertina Sulut, Hendra Jacob, menegaskan bahwa pembinaan atlet muda menjadi salah satu prioritas utama kepengurusannya.

Baca Juga: Demo di PATI Jateng, DPW PGK Sumsel Firdaus Hasbullah Sebut Alarm Bagi Kepala Daerah di Sumsel

Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang digelar, semakin besar pula peluang lahirnya atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

"Kejuaraan seperti ini menjadi sarana evaluasi sekaligus pembinaan bagi atlet muda. Kami ingin menciptakan regenerasi petinju Sulawesi Utara yang berkelanjutan dan mampu mengembalikan kejayaan tinju daerah di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

Sulawesi Utara sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penghasil petinju berbakat di Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini