Polisi Turki Bentrok Dengan Pengunjuk Rasa dan Menembakkan Peluru Karet dan Gas Air Mata Pada 210 Orang Pendemo

Photo Author
Sudirga Mandala, Rekomkita
- Kamis, 2 Mei 2024 | 11:27 WIB
Polisi menahan para pengunjuk rasa (standard.co.uk)
Polisi menahan para pengunjuk rasa (standard.co.uk)

Presiden Tayyip Erdogan mengatakan pada malam May Day bahwa protes tahunan tidak akan diizinkan terjadi di Lapangan Taksim, yang ditutup oleh polisi.

Pakar hukum mengatakan sikap ini melanggar hak warga Turki untuk menyelenggarakan pertemuan publik dan demonstrasi, sebuah hak yang dikuatkan oleh Mahkamah Konstitusi dalam keputusan Oktober lalu.

Pemimpin oposisi utama Partai Rakyat Republik (CHP) di Turki, Ozgur Ozel, menyerukan agar unjuk rasa tetap dilanjutkan meskipun ada larangan yang dikeluarkan oleh kantor Gubernur Istanbul.

Halaman:

Editor: Sudirga Mandala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X