Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal 62 Ribu Debitur FLPP, BRI Perkuat Dukungan Program 3 Juta Rumah

Photo Author
- Senin, 3 Agustus 2026 | 18:17 WIB
Akad Masal 62.000 Unit KPR Rumah Bersubsidi dan KUR Perumahan sebesar Rp 880 Milliar  (Foto Ist)
Akad Masal 62.000 Unit KPR Rumah Bersubsidi dan KUR Perumahan sebesar Rp 880 Milliar (Foto Ist)

Dalam akad massal tersebut, sebanyak 6.059 debitur BRI ikut ambil bagian dari sekitar 62 ribu peserta secara nasional. Pada kesempatan yang sama, BRI juga menyalurkan Kredit Program Perumahan senilai Rp880 miliar kepada 7.100 debitur, terdiri atas pembiayaan sisi supply sebesar Rp308 miliar kepada 227 debitur dan sisi demand sebesar Rp572 miliar kepada 6.873 debitur.

Baca Juga: Dari Ekskul Sekolah ke Pimred Media, Ini Kisah Emas Perjalanan Jurnalis Arvendo Mahardika di Pro-spective Bootcamp Promedia Group

Secara kumulatif, sejak Oktober 2025 hingga 28 Juli 2026, BRI telah menyalurkan Kredit Program Perumahan sebesar Rp12,17 triliun kepada 87.055 penerima. Sementara sepanjang Januari hingga 28 Juli 2026, realisasi penyaluran KPP telah mencapai Rp10,94 triliun kepada 78.520 penerima atau sekitar 91,18 persen dari target penyaluran tahun 2026 sebesar Rp12 triliun.

Tak hanya itu, komitmen BRI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan juga terlihat melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sejak 2015 hingga Juni 2026, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp1.539 triliun kepada 45,4 juta penerima. Adapun sepanjang Januari hingga Juni 2026, realisasi penyaluran KUR mencapai Rp103,81 triliun kepada lebih dari 2 juta penerima.

Baca Juga: Terbongkar! Kopilot Malaysia Diduga Selundupkan 70.114 Butir Ekstasi ke Indonesia, Dijanjikan Upah Rp220 Juta

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, jajaran Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria, BP Tapera, pemerintah daerah, bank penyalur FLPP, serta para pengembang perumahan.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, pemerintah berharap Program 3 Juta Rumah mampu mempercepat penyediaan hunian layak sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Halaman:

Editor: Fransisca Derytharia Salu

Sumber: RK

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X