Sistem Budaya Maupun Agama Tergantung Pemimpin Negaranya

Photo Author
Sudirga Mandala, Rekomkita
- Senin, 10 Juni 2024 | 19:35 WIB
Budaya dan Agama (Kompasiana.com)
Budaya dan Agama (Kompasiana.com)

 Menyebut suatu negara sebagai negara peradaban atau negara-peradaban berarti memberikan keutamaan pada kebudayaan dalam memahaminya. Hal ini juga merupakan cara untuk membedakannya dari negara-bangsa, meskipun suatu bangsa juga merupakan entitas atau rujukan budaya.

Baca Juga: Kaisar Romawi Yaitu Nero Sebel Melihat Ibu Kotanya Banyak Gembel

Kini setelah cakupan konsepnya semakin luas, dari kekhasan Tiongkok hingga jenis negara yang bahkan dianggap mungkin menyalip negara-bangsa, menjadi negara khas abad ke-21, setidaknya negara-negara besar, sebuah klarifikasi mengenai hal ini. diperlukan makna sebuah negara-bangsa dan perbedaan serta persamaannya dengan penantang konseptual barunya.

Akankah Indonesia bisa berubah seperti Cina misalnya? Tentu bisa selama kita berdaulat dalam kebangsaan, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam budaya. 

Artinya semua rakyat mempunyai hak yang setara akan kekayaan negri, maka jiwa nasionalisme akan. tertanam dan bangga menjadi orang Indonesia. Hal ini tidak mungkin terjadi selama rakyat masih bodoh dan dibungkam kebebasan berpikir dan berbicaranya. 

Halaman:

Editor: Sudirga Mandala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB

Terpopuler

X