peristiwa

Beredar Video 2 WNI Ngaku Jadi Korban Penyekapan di Myanmar, Diminta Tebusan Rp200 Juta dengan Waktu 4 Hari

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:59 WIB
Menyoroti kasus penyekapan yang diduga dialami WNI di Myanmar hingga viral di media sosial. (Instagram.com/@intoday.media)

Rekomkita - Beredar video di media sosial, yang memperlihatkan 2 WNI yang diduga disekap di Myanmar.

Dalam kasus penyekapan ini, 2 WNI tersebut diduga diminta tebusan senilai Rp200 juta oleh oknum pelaku.

Terlihat dalam unggahan Instagram @intoday.media, pada Sabtu, 18 Juli 2026, 2 orang berinisial AE dan S itu meminta bantuan otoritas berwenang untuk menyelamatkan mereka.

Baca Juga: Viral Perampok Bersenjata Gasak Toko Emas di Tapaktuan Aceh: Tembak Etalase, Lalu Bawa Kabur Perhiasan

"Mohon cek, bapak dan ibu. Kami sekarang lagi di Myanmar," ujar korban dalam video tersebut.

"Kami mau pulang ke Indonesia untuk bayarannya kami tidak ada untuk pulang, kami dikasih waktu 4 hari untuk membayarkan (tebusan)," sambungnya.

Setelah viralnya video itu, Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan telah menindaklanjuti informasi terkait kasus tersebut.

Baca Juga: Sempat Viral Kondisi Korban Aniaya di Cikarang, Kini Mulai Terungkap Kejinya Terduga Pelaku Selama Sepekan Lamanya

Hal tersebut, salah satunya dengan melakukan koordinasi bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Agam dan Polda Sumbar.

Berdasarkan laporan di lapangan, 1 orang dari 2 wanita dalam video tersebut merupakan warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Bagaimana Kasus Penyekapan Ini Bermula?

Terpisah, Kepala BP3MI Sumbar, Jupriyadi mengaku telah melihat video yang beredar dan membenarkan salah satu sosok dalam video tersebut merupakan warga asal Sumbar.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Rp10 Miliar Pilkada Kotamobagu Naik ke Tahap Penyidikan

"Setelah video viral itu, kami langsung berkoordinasi dengan pihak terkait," kata Jupriyadi dikutip dalam keterangannya, pada Sabtu, 18 Juli 2026.

"Mulai dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Agam hingga Polda Sumbar. Dari hasil koordinasi, memang benar bahwa Ayu merupakan warga Agam," sambungnya.

Halaman:

Tags

Terkini