Secara keseluruhan, program ini telah menjangkau 5.752 penerima manfaat langsung serta sekitar 24.542 penerima manfaat tidak langsung di Sulawesi Utara dan Maluku Utara, melalui peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan masyarakat, dan pengembangan mata pencaharian berkelanjutan.
Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, Gubernur Sulawesi Utara, menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat kepada Delegasi Uni Eropa.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya menyambut baik dan menyampaikan selamat datang di Bumi Nyiur Melambai. Kunjungan ini merupakan kehormatan bagi kami, karena menegaskan kuatnya sinergi internasional dalam mendukung agenda keberlanjutan global di daerah kami. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Delegasi Uni Eropa, Pemerintah Pusat, KfW, dan WCS atas dedikasi dan kolaborasinya untuk Sulawesi Utara," ujar Gubernur Yulius.
Delegasi Uni Eropa dan para pihak terkait menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum untuk memperluas dukungan publik, filantropi, dan sektor swasta bagi pengelolaan perikanan berkelanjutan, ekonomi biru atau blue economy, dan pariwisata berbasis alam. Dukungan ini diharapkan dapat memastikan keanekaragaman hayati laut tetap menjadi pusat agenda ekonomi biru Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
PERTINA Resmi Gandeng Korea Selatan dan Taiwan, Hillary Brigitta Lasut Bidik Kejayaan Tinju Indonesia di Olimpiade
Cerita Guru SD di Wilayah Terpencil Sulteng, Rela Memasak untuk Siswa karena Belum Dapat MBG
Telisik Jejak Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah usai Kini Hotman Paris Resmi Ditunjuk Jadi Kuasa Hukumnya
Usai Febrie Adriansyah, Muncul Sosok Tersangka Korupsi Don Ritto yang Pernah Satu Almamater hingga Jadi Rekan Bisnisnya
Dicky Mantik Desak Polda Sulut Bongkar Tuntas Dugaan Pemalsuan KTP Libatkan Oknum Dealer Mobil Mitsubishi Kairagi Manado