“Teruslah menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, saling menguatkan, dan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas,” tambahnya.
“Karena Indonesia yang maju tidak lahir dari kerja satu orang, tapi dari jutaan ASN yang memilih untuk tetap mengabdi dengan hati,” imbuhnya.
Kepala BKN: Pengabdian yang Sunyi
Sementara Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh menyebut bahwa ASN bekerja untuk memastikan kehadiran negara di tengah persoalan masyarakat.
“Melalui pesan ini, Kepala BKN mengajak kita untuk menyadari bahwa mulai dari ruang kelas, puskesmas, laboratorium, kantor pelayanan, hingga lapangan, jutaan ASN bekerja dalam senyap demi memastikan negara hadir untuk masyarakat,” tulis keterangan pada akun Instagram @profzudan pada Sabtu, 18 Juli 2026.
“6,7 juta ASN adalah 6,7 juta cara mencintai Indonesia,” tuturnya lagi.
Viral Pernyataan Ketua Komisi II DPR RI soal ‘Mental ASN’
Sebelumnya, viral pernyataan kritik dari Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda terkait kinerja ASN.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Rp10 Miliar Pilkada Kotamobagu Naik ke Tahap Penyidikan
Rifqi meminta agar key performance indicator (KPI) atau indikator kinerja ASN ditingkatkan untuk memperbaiki kualitas kerja.
“Kita ke depan mungkin, Ibu MenPAN-RB dan Bapak Ibu sekalian yang hadir di ruangan ini, perlu meningkatkan sedikit KPI (key performance indicator) kepada seluruh birokrasi kita, ASN kita, apakah itu pegawai negeri sipil (PNS) termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK),” ujar Rifqi dalam rapat kerja bersama KemenPAN-RB, BKN, LAN, dan sejumlah pihak lainnya, di kompleks Parlemen, Jakarta pada 15 Juli 2026 lalu.
Rifqi juga menyinggung tentang ASN yang disebut belum bisa berkompetitif dengan pegawai swasta serta menilai tentang mentalitas ASN.
Artikel Terkait
Sempat Viral Kondisi Korban Aniaya di Cikarang, Kini Mulai Terungkap Kejinya Terduga Pelaku Selama Sepekan Lamanya
Viral Perampok Bersenjata Gasak Toko Emas di Tapaktuan Aceh: Tembak Etalase, Lalu Bawa Kabur Perhiasan
Beredar Video 2 WNI Ngaku Jadi Korban Penyekapan di Myanmar, Diminta Tebusan Rp200 Juta dengan Waktu 4 Hari
Prabowo Tegaskan Tak Beri Toleransi Pejabat yang Rugikan Negara, Ajak Menterinya Kompak Bekerja demi Rakyat
Gubernur Sulut Instruksikan Pejabat Stop Rutinitas Birokrasi Pasif