REKOMKITA- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tidak hanya unik dari namanya yang menggambarkan beberapa daerah kawasan di wilayahnya.
Kabupaten PALI adalah singkatan yang menggambarkan beberapa daerah di PALI, yakni Penukal dan Abab serta kawasan Lematang Ilir.
Namun, Kabupaten PALI juga menyimpan beberapa fakta sejarah yang tak kalah unik jika kita gali dan pelajari lebih jauh.
Salah satunya perihal pawai atau selamatan atas pengiriman minyak pertama dari kilang S.V.P.M di Pendopo ke kilang minyak S.V.PM di Palembang pada tahun 1947.
"Pada 25 Oktober 1947 diselenggarakan selamatan dalam rangka pengiriman minyak pertama dari kilang S.V.P.M di Pendopo ke kilang minyak S.V.PM di Palembang," bunyi caption foto pawai selamatan yang unggah oleh akun Instagram @rajakelir.
"Di hari itu, karyawan dan masyarakat ramai menghadiri acara tersebut, tampak karyawan S.V.PM Teluk Lubuk sedang berpawai menuju lokasi selametan. S.V.PM (Standar Vacuum Petroleum Maatschappij) merupakan anak perusanaan minyak Amerika, Stanvac Company, yang beroperasi di pulau Sumatera," bunyi caption dalam foto tersebut.
Dalam unggahan tersebut juga dijelaskan, jika ekplorasi minyak di Pendopo (Talang Akar) pada mulanya dilakukan oleh NKPM (Nederlandsche Koloniale Petroleum Maatschappij) sekitar tahun 1925, yang merupakan perusahaan minyak yang didirikan di Belanda tahun 1912 oleh American Petroleum Company.
American Petroleum Company sendiri merupakan perusahaan minyak Amerika di Belanda yang dibentuk oleh Standard Oil of New Jersey (kini Exxon) dalam upayanya meraih peluang bisnis minyak di Hindia Belanda.
NKPM kemudian disatukan dengan S.V.P.M (Standard Vacuum Petroleum Maatschappij) pada tahun 1933, lalu berubah nama ditahun 1947 menjadi The Standard Vacuum Company (Stanvac).
Setelah kemerdekaan Stanvac dan eks ladang ladang minyak-nya diambil alih oleh PERMIRI (Perusahaan Minyak Republik Indonesia) hingga kini menjadi nama PERTAMINA.