REKOMKITA- Desa Talang Akar adalah salah satu desa yang berlokasi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan.
Desa Talang Akar tepatnya berada di Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. Untuk menuju ke Desa Talang Akar banyak opsi jalan yang bisa kita lalui.
Misalnya, saat anda dari Kota Pendopo anda bisa langsung menuju Desa Talang Akar yang bisa ditempuh hanya dalam waktu 15 menit saja.
Desa Talang Akar Kabupaten PALI bisa juga dikunjungi melalui Desa Sungai Ibul yang sudah terhubung melalui akses jalan dari Kota Prabumulih maupun Sekayu, Musi Banyuasin.
Begitu juga sebaliknya, dari Kota Sekayu anda juga bisa langsung menuju Desa Talang Akar yang bisa ditempuh hanya 1 jam perjalanan saja.
Di era saat ini, Desa Talang Akar Kabupaten PALI sama seperti desa-desa lain pada umumnya di wilayah Kabupaten PALI. Banyak anak mudah khususnya warga luar tak tau dimana Desa Talang Akar itu.
Hal ini tentunya berbanding, terbalik pada zaman kolonial Belanda atau sekitar 1940 an. Dimana orang-orang luar PALI sangat paham mengenai Talang Akar Pendopo. Dimana di desa inilah sumur mata bor terbesar di Asia Tenggara berada.
Bahkan, di Desa Talang Akar juga berdiri rumah sakit tertua di Sumsel yang konon katanya juga terbesar di Asia Tenggara.
Terkenalnya Talang Akar, Pendopo Kabupaten PALI tempo doeloe tidak terlepas dari kegiatan Eskplorasi minyak di Talang Akar yang sudah terjadi pada tahun 1925. Adapun nama perusahaan yang pertama kali menginjakkan kakinya di Desa Talang Akar yakni, NKPM (Nederlandsche Koloniale Petroleum Maatschappij) yang merupakan perusahaan minyak yang didirikan di Belanda tahun 1912 oleh American Petroleum Company. American Petroleum Company sendiri merupakan perusahaan minyak Amerika di Belanda yang dibentuk oleh Standard Oil of New Jersey (kini Exxon) dalam upayanya meraih peluang bisnis minyak di Hindia Belanda.
Perusahaan NKPM kemudian disatukan dengan S.V.P.M (Standard Vacuum Petroleum Maatschappij) pada tahun 1933, lalu berubah nama ditahun 1947 menjadi The Standard Vacuum Company (Stanvac). Kemudian, setelah kemerdekaan, Stanvac dan eks ladang ladang minyak-nya diambil alih oleh PERMIRI (Perusahaan Minyak Republik Indonesia) hingga kini menjadi nama PERTAMINA.