Dalam kesempatan yang sama, Joyce juga menyoroti pentingnya pola asuh sejak usia dini. Ia menjelaskan bahwa pola asuh yang terlalu permisif dan minim penanaman nilai empati berpotensi membentuk karakter yang impulsif dan agresif ketika anak beranjak dewasa.
Menanggapi penjelasan tersebut, Feni Rose mengingatkan bahwa pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran besar dalam mengajarkan anak mengendalikan emosi, memahami empati, serta menerima koreksi ketika melakukan kesalahan.
Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Taufik Hidayat menjadi pengingat bahwa hubungan toksik dapat terjadi kepada siapa saja tanpa memandang usia maupun latar belakang. Karena itu, masyarakat diharapkan semakin peka terhadap tanda-tanda kekerasan dalam hubungan serta tidak ragu mencari bantuan apabila mengalami atau menyaksikan kondisi serupa.
Artikel Terkait
Aksi Pecah Kaca Mobil di Parkiran RSUP Kandou Berakhir! Tim Gabungan Polsek Malalayang Bekuk Dua Spesialis Pencurian
Sopir Truk Wing Box Diperiksa usai Hantam Belasan Motor saat Lampu Merah di Simpang Unisma Bekasi Timur
Di Hari Bhayangkara ke-80, AW Minta Polda Sulut Bersihkan Singkil dan Mapanget dari Preman
BPD Kalasey Dua Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa 2025 ke Kejaksaan