Ingar Kasus Dokter PPDS di Manado Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Beredar Dugaan Chat Kepanikan Rekan saat Jadwal Jaga

Photo Author
Dreiter Rooy, Rekomkita
- Rabu, 8 Juli 2026 | 19:13 WIB
Menyoroti kabar wafatnya Dokter PPDS di Manado, dr. Adrian Rantung yang menuai sorotan di media sosial terkait dugaan perundungan.  (Threads.com/@divertikulitizz)
Menyoroti kabar wafatnya Dokter PPDS di Manado, dr. Adrian Rantung yang menuai sorotan di media sosial terkait dugaan perundungan. (Threads.com/@divertikulitizz)

Unggahan dugaan percakapan itu pun menjadi viral dan memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya perundungan yang dialami korban. Meski demikian, hingga kini belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab kematian maupun keterkaitan dengan isu yang berkembang.

Baca Juga: Polisi Ungkap Alasan Satpam dan Petugas Kebersihan Ikut Dijerat dalam Kasus Daycare Little Aresha

Kemenkes: Masih Dalam Proses Investigasi

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, menegaskan bahwa penyelidikan atas kasus tersebut masih berlangsung.

Menurutnya, belum ada kesimpulan resmi terkait penyebab kematian dr. Adrian maupun dugaan perundungan yang ramai diperbincangkan di masyarakat.

Kementerian Kesehatan juga telah menghentikan sementara kegiatan pendidikan PPDS Anestesiologi di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado selama proses investigasi berlangsung.

Baca Juga: Video Dugaan Penganiayaan Anak di JPO Margocity Heboh, Pria yang Mengaku Ayah Asuh Diamankan Warga

"Penjelasan isu kematian dokter PPDS di RS Kandou Manado, kasus ini masih dalam proses investigasi," kata Widyawati dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

"(Investigasi dilakukan) oleh tim gabungan Kemenkes, Konsil Kedokteran Indonesia, Kolegium Anestesi, dan Kemendiktisaintek," lanjutnya.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kematian dr. Adrian Rantung. Publik diimbau menunggu hasil investigasi resmi dan tidak terburu-buru menyimpulkan berbagai dugaan yang beredar di media sosial.

Halaman:

Editor: Dreiter Rooy

Sumber: RK

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X