Dalam kesempatan yang sama, Joyce juga menyoroti pentingnya pola asuh sejak usia dini. Ia menjelaskan bahwa pola asuh yang terlalu permisif dan minim penanaman nilai empati berpotensi membentuk karakter yang impulsif dan agresif ketika anak beranjak dewasa.
Menanggapi penjelasan tersebut, Feni Rose mengingatkan bahwa pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran besar dalam mengajarkan anak mengendalikan emosi, memahami empati, serta menerima koreksi ketika melakukan kesalahan.
Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Taufik Hidayat menjadi pengingat bahwa hubungan toksik dapat terjadi kepada siapa saja tanpa memandang usia maupun latar belakang. Karena itu, masyarakat diharapkan semakin peka terhadap tanda-tanda kekerasan dalam hubungan serta tidak ragu mencari bantuan apabila mengalami atau menyaksikan kondisi serupa.