“Dengan sistem yang terhubung dari awal hingga akhir, mitra rumah sakit dan Halodoc tidak lagi bergantung pada koordinasi manual melalui email atau telepon. HILDA untuk TPA membaca dan meng-itemisasi setiap tagihan medis baris per baris, memvalidasi klaim dengan akurasi tinggi, dan membantu perusahaan menekan biaya pengelolaan klaim hingga 18 persen,” imbuhnya.
Ketika kunjungan fisik ke fasilitas kesehatan offline seperti rumah sakit tidak bisa dihindari, Halodoc for Business menghadirkan HaloAssist sebagai pendamping yang nyata, dari pintu masuk hingga kepulangan.
Layanan ini dirancang untuk menjawab realitas yang terjadi, yaitu tidak semua kondisi medis bisa diselesaikan secara digital dan ketika karyawan harus benar-benar ke fasilitas kesehatan offline seperti rumah sakit, pengalaman itu seharusnya tidak menjadi beban tambahan.
“Selama ini, ekosistem layanan kesehatan digital sudah kami bangun dan melayani jutaan pasien dengan baik, mulai dari konsultasi online, pengiriman obat, klaim cashless. Tapi kami memahami bahwa ketika karyawan harus datang ke rumah sakit, mereka harus melalui berbagai proses seperti antre panjang, proses administrasi berlapis, dan tidak ada pendampingan yang memudahkan pengalaman berobat mereka,” ucap Saswat.
Baca Juga: APBD Bukan Uang Pribadi : Menggugat Logika Pembungkaman Pers Lewat Kontrak Publikasi
HaloAssist, kata Saswat, hadir untuk menutup celah tersebut, sehingga kini pasien bisa melakukan booking H-1 sebelum kunjungan dan ketika sudah tiba di rumah sakit, sudah ada Teman Halodoc yang menyambut, mengurus seluruh administrasi pendaftaran, mendampingi selama proses pemeriksaan, hingga memastikan obat dikirim langsung ke rumah setelah kepulangan.
“Sehingga mereka dapat kembali sehat dan produktif, siap untuk bekerja lagi tanpa harus membuang waktu dan tenaga. Di tahap awal pengembangan, HaloAssist saat ini tersedia di 16 mitra rumah sakit Halodoc yang tersebar di Jabodetabek, Karawang dan Surabaya,” imbuh Saswat lagi.
Halodoc for Business saat ini melayani lebih dari 1.5 juta peserta aktif, bermitra dengan 30 lebih perusahaan asuransi, 3.000 lebih mitra korporat, dan didukung jaringan 4.700 lebih penyedia layanan kesehatan di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Sempat Memakan Korban, Viral Muda-Mudi Kena Tegur Warga karena Duduk di Tepi Jembatan Merah Jayapura
Untuk informasi dan menghubungi Teman Halodoc lebih lanjut, kunjungi laman
https://www.halodoc.com/haloassist. Untuk informasi lebih lanjut mengenai laporan Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026, kunjungi https://health.halodoc.com/research/.
Artikel Terkait
Febrie Adriansyah Belum Kunjung Masuk Bui, Picu Dugaan Eks Jampidsus Itu Ulur Waktu demi Hilangkan Bukti?
Sempat Labeli Jurnalis Pengecut, Hotman Paris Kini Minta Maaf dan Singgung soal Hidden Agenda Kasus Korupsi Jampidsus
Kronologi Pria Asal Maros Sulsel Ditemukan Tewas di Armenia, Diduga Dibunuh Sesama WNI
Asprinya Diisukan jadi Simpanan Febrie Adriansyah, Hotman Paris Beberkan Pertemuan Pertama Justru saat Pemeriksaan Kasus Dugaan Korupsi
FIFA Umumkan Penghargaan Piala Dunia 2026: Rodri Raih Bola Emas, Mbappe Jadi Top Skor