- Kulintang
Kulintang adalah alat musik tradisional Sumatera Selatan yang terdiri dari logam kecil. Kulintang dimainkan dengan dipukul. Alat musik ini biasanya diperdengarkan pada saat acara upacara adat atau pertunjukan seni.
- Tenun
Tenun terbuat dari kayu berbentuk persegi panjang dengan ornamen segitiga di bagian tengahnya. Sesuai namanya. Untuk menghasilkan suara, alat musik tenun dipukul dengan kayu pada bagian tertentu. Uniknya, setiap bagian mampu menghasilkan nada yang berbeda. Alat musik tradisional Sumatera Selatan ini umumnya dimainkan pada saat menenun kain maupun acara-acara tertentu
Baca Juga: Pakaian Adat Pengantin PALI Telah Resmi dan Telah Terlegalitas Menjadi Khas PALI
- Kenong Basemah
Kenong basemah memang sedikit mirip dengan ansambel Gamelan Jawa. Untuk pemukul alat musik ini sendiri berupa kayu yang ujungnya dililit. Kenong Basemah adalah salah satu alat musik tradisional Sumatera Selatan yang dimainkan dengan cara dipukul pada bagian tengah yang menonjol.
- Gambus
alat musik tradisional ini terbuat dari kayu. Rupanya mirip seperti gitar kecil. Supaya menghasilkan bunyi, gambus dimainkan dengan cara dipetik. Berfungsi sebagai alat musik harmonis, gambus biasa dimainkan sebagai pendamping lagu bernuansa religi. Gambus mungkin lebih dikenal di Riau, tetapi masyarakat Melayu di Sumsel juga memainkannya.
- Biola
Wong kito galo juga punya biola, Diadaptasi dari Eropa, biola khas Sumatera Selatan memiliki empat dawai dan busur. Cara memainkannya sama seperti biola pada umumnya, yakni digesek.
Baca Juga: Rumah Adat PALI Mengusung Arsitektur Rumah Linmas Dengan Tingkatan dan Keunikan yang Memukau
- Terompet
Alat musik ini terbuat dari aluminium atau bahan stainless. Cara membunyikannya tentu dengan ditiup.Oleh masyarakat Sumatera Selatan, terompet biasanya dimainkan sebagai pendamping acara khusus.