REKOMKITA-Candi Borobudur, sebuah monumen megah yang menjadi salah satu keajaiban dunia, menyimpan misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini.
Candi Borobudur Terletak di Magelang, Jawa Tengah, candi ini telah menjadi pusat perhatian para sejarahwan dan arkeolog sejak ditemukan kembali pada abad ke-19. Namun, meskipun telah berabad-abad berdiri, masih banyak aspek dari Borobudur yang belum dapat dijelaskan secara menyeluruh.
Tujuan pembangunan Candi Borobudur adalah untuk memuliakan ajaran Budha Mahayana. Belum ditemukan secara pasti siapa pendiri dari Candi Borobudur.
Baca Juga: Terowongaan Apakah yang Bersejarah di Kota Lahat ?
Menurut sejarawan J.G. de Casparis menyebutkan bahwa pendiri Candi Borobudur adalah Raja Samaratungga. Adapun Raja Samaratungga memimpin Mataram Kuno pada tahun 782 – 812 M pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra.
Sumber lain menyebutkan bahwa Candi Borobudur didirikan oleh Raja Wisnu dimulai tahun 770 M dan selesai pada tahun 842. Pada tahun 928 dan 1006 candi ini ditinggalkan oleh Kerajaan Medang masa pemerintahan Empu Sindok yang ekspansi melakukan ekspansi ke Jawa Timur. Perpindahan ini dikarenakan adanya letusan gunung berapi disekitar wilayah Mataram Kuno.
Baca Juga: Sejarah Kerajaan Tanjung Pura yang Dipimpin Oleh Raja Karang Burjaya atau Sultan Burjaya