REKOMKITA- Taukah anda jika Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan memiliki catatan emas dan sejarah panjang soal perminyakan.
Tak heran bukan, jika sebaran sumur minyak ada di wilayah kecamatan-kecamatan di wilayah Kabupaten PALI baik sumur yang masih aktif maupun sumur yang tidak produksi lagi.
Kali ini rekomkita tertarik mengupas sejarah perminyakan di wilayah Kabupaten PALI. Ternyata eksplorasi kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) berupa minyak bumi di Kabupaten PALI sudah lama terjadi jauh sebelum republik ini memproklamirkan diri.
Baca Juga: Intip, Pawai Selamatan Pengiriman Minyak Pertama dari PALI ke Palembang Tahun 1947
Menurut salah satu warga Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi, Nirwan Syarif (71), Desa Talang Akar salah satu bukti sejarah soal perminyakan di Kabupaten PALI.
"Dulu orang taunya Pendopo itu Pendopo Talang Akar. Mengapa? karena mata bor minyak pertama di Asia itu ada di Desa Talang Akar," ujar Nirwan Syarif saat dijumpai Rekomkita beberapa waktu yang lalu.
Nirwan Syarif bahkan menyimpan peta sejarah mata bor minyak yang dibuat tahun 1932. Peta tersebut terlihat sudah lusuh dan usang. Nirwan Syarif melapisi peta tersebut dengan kardus untuk menghindari kerusakan dimakan usia.
Nirwan Syarif sendiri lahir pada tahun 1951 yang merupakan mantan Sekretaris Desa Talang Akar yang sudah mengabdi 18 tahun di Pemerintahan sejak era kepemimpinan Kriye (sebutan pemimpin desa sebelum pesirah).
Nirwan Syarif bisa dikatakan salah satu saksi hidup kejayaannya Talang Akar Tempo doeloe.
"Sunat saya di rumah sakit di Desa Talang Akar. Dulu bapak saya pernah menitipkan pesan, kalau bapak sudah meninggal kalian boleh pergi dari Talang Akar. Talang Akar akan habis," Nirwan Syarif mengenang masa lalunya.
Nirwan Syarif bercerita soal perminyakan, jika sebelum Pertamina itu namanya NKPM (1913), kemudian berubah SVPM (Standar Vacuum Petroleum Maatschappij tahun 1933-1953 perusahaan Belando dengan Amerika, kemudian berubah nama menjadi PT Stanvac Indonesia atau PT SI (1953-1963).
Apa yang diceritakan oleh Nirwan Syarif selaras dengan dokumen sejarah, jika ekploitasi minyak di Kabupaten PALI jauh dilakukan sebelum Indonesia merdeka atau sekitar 1925.
Salah satu akun media sosial @rajakelir membuka dokumen berupa foto pawai atau selamatan atas pengiriman minyak pertama dari kilang S.V.P.M di Pendopo ke kilang minyak S.V.PM di Palembang pada tahun 1947.